Milad ke-29, MAN 5 Sleman Perkuat Transformasi menuju Madrasah Berprestasi
- 30 Jun 2026 23:55 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - MAN 5 Sleman memanfaatkan peringatan Milad ke-29 sebagai momentum memperkuat transformasi madrasah melalui peningkatan prestasi, kepedulian lingkungan, dan mutu layanan pendidikan. Mengusung tema "Mengubah Potensi Menjadi Prestasi", peringatan milad digelar di lingkungan madrasah, Jumat, 26 Juni 2026.
Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman H. Nadhif beserta jajaran, perwakilan Kanwil Kemenag DIY, Forkopimkap Tempel, Komite Madrasah, kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik.
Rangkaian milad ditandai dengan peluncuran Sasana Krida Wiyata, peresmian sejumlah fasilitas pembelajaran, pengukuhan Kader Ekoteologi dan Adiwiyata, serta aksi penanaman pohon. MAN 5 Sleman juga memperkenalkan pemanfaatan limbah air wudu untuk budidaya ikan sebagai implementasi program ekoteologi.
Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, mengatakan peringatan milad menjadi titik awal untuk terus mengembangkan potensi warga madrasah menjadi berbagai prestasi. Menurutnya, dukungan Komite Madrasah berperan penting dalam pengembangan sarana prasarana dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.
"Milad ke-29 ini kami jadikan titik tolak untuk terus mengubah potensi menjadi prestasi. Dukungan Komite Madrasah menjadi energi besar bagi kami untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas sekaligus menanamkan budaya ekoteologi kepada seluruh warga madrasah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, mengajak seluruh warga madrasah menjadikan milad sebagai momentum hijrah menuju lembaga pendidikan yang semakin maju. Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi, menjaga budaya prestasi, mengimplementasikan ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari, serta membangun Zona Integritas sebagai fondasi pelayanan yang profesional.
"Milad harus menjadi momentum hijrah menuju madrasah yang semakin berdampak. Prestasi harus terus ditingkatkan, kolaborasi diperkuat, ekoteologi diwujudkan dalam aksi nyata, dan pembangunan Zona Integritas harus menjadi budaya kerja seluruh warga madrasah," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....