Gerakan ASRI Perkuat Budaya Hidup Sehat dan Gotong Royong di DIY
- 28 Jun 2026 01:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) DIY terus mendorong pembiasaan pola hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan jalan sehat yang dirangkai dengan aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Taman Perwira Lembah Code, Yogyakarta, Jumat, 26 Juni 2026.
Program yang akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat itu melibatkan aparatur sipil negara (ASN) sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus membangun budaya hidup sehat.
Kepala Dinas Kominfo DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan kebijakan pemerintah yang bersifat berkelanjutan dan sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Daerah DIY. Menurutnya, gerakan tersebut menjadi wujud dukungan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Gerakan Indonesia ASRI merupakan gerakan yang berkelanjutan. Kami sebagai bagian dari pemerintah daerah mendukung kebijakan pemerintah pusat yang juga selaras dengan kebutuhan di daerah. Ini menjadi salah satu bentuk implementasi kebijakan tersebut," ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi antara Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosan) Kota Yogyakarta serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kerja sama antarlembaga sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.
Wahyu menjelaskan, Gerakan Indonesia ASRI di lingkungan Dinas Kominfo DIY telah dijadwalkan secara rutin setiap Selasa dan Jumat. Kegiatan hari Selasa difokuskan pada penataan dan kebersihan lingkungan kantor, sedangkan setiap Jumat cakupannya diperluas hingga kawasan sekitar kantor sesuai pembagian wilayah yang telah ditentukan.
"Yang utama adalah lingkungan di sekitar kantor. Kami memiliki tanggung jawab sosial dan moral untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat kami bekerja," katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan budaya gotong royong dan kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya, semangat tersebut perlu terus dirawat melalui berbagai kegiatan yang dilakukan secara konsisten, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
"Masyarakat DIY sudah memiliki budaya guyub dan gotong royong yang sangat kuat. Pemerintah melalui Gerakan ASRI ini ingin terus mendukung dan menyokong semangat tersebut, baik melalui kegiatan internal pada hari Selasa maupun kegiatan di lingkungan sekitar kantor setiap hari Jumat," katanya.
Dalam kesempatan itu, Wahyu turut menyinggung peringatan Hari Anti Narkotika Nasional yang jatuh pada 26 Juni serta Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati pada 29 Juni. Menyambut Harganas yang mengusung tema Ayah Wajib Hadir, ia menekankan bahwa ayah dan ibu memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak, termasuk dalam menghadapi tantangan di ruang digital.
Selain itu, bertepatan dengan Hari Anti Narkotika Nasional, Wahyu mengajak generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dengan menerapkan gaya hidup sehat, aktif berolahraga, bergabung dalam komunitas yang positif, serta memanfaatkan media digital untuk mengakses informasi yang bermanfaat.
"Jangan sekali-kali mendekati narkoba. Bentuklah kebiasaan hidup sehat melalui olahraga, bergabung dengan komunitas yang positif, dan mengakses konten-konten yang positif agar terhindar dari hal-hal yang merugikan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....