Generasi Muda Didorong Lestarikan Seni Rupa Melalui Media Digital
- 14 Sep 2026 13:29 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pelestarian seni rupa sebagai warisan budaya Indonesia kini semakin terbuka lebar bagi generasi muda, khususnya melalui pemanfaatan media digital dan pendekatan kontemporer.
Pegiat seni rupa Lidwina Ristanti menyampaikan bahwa keterlibatan anak muda dalam dunia seni dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu keberanian untuk mengapresiasi dan mengeksplorasi ide secara jujur.
“Anak muda perlu memiliki ketertarikan minimal untuk mengapresiasi seni. Di era digital saat ini, pameran dan pemasaran karya bisa memanfaatkan platform seperti Instagram atau TikTok agar seni daerah tetap eksis serta menjadi gaya hidup yang tidak terkesan kuno,” katanya dalam siaran di RRI Yogyakarta, Senin, 14 September 2026.
Lidwina menjelaskan terdapat perbedaan mendasar antara seni rupa warisan budaya dan seni rupa kontemporer. Seni rupa warisan budaya berpatokan pada identitas kedaerahan yang diturunkan antargenerasi, sedangkan seni kontemporer tidak terbatas oleh aturan media maupun teknik serta lebih banyak mengangkat isu terkini seperti sosial, politik, dan lingkungan.
Sebagai seniman otodidak yang mengombinasikan lukisan kanvas dua dimensi dan seni instalasi media campuran (mix media), ia juga melihat seni rupa sebagai alat bercerita (storytelling) sekaligus sarana terapi emosional.
Ia berharap para pemuda tidak ragu untuk terlibat langsung dalam ekosistem seni, baik sebagai pencipta karya maupun penggerak promosi digital guna menjaga keberlanjutan warisan budaya bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....