Ratusan Taruna SMKN 3 Yogyakarta Dilantik dan Dibentuk Berkarakter Tangguh

  • 25 Jun 2026 23:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebanyak 686 Calon Taruna (Catar) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Yogyakarta resmi dilantik menjadi Taruna dan Taruni Angkatan IV dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Indraprasta SMKN 3 Yogyakarta, Kamis 25 Juni 2026.. Mengusung tema "Mengakar Karakter, Menjulang Potensi", pelantikan ini menjadi penegasan komitmen sekolah dalam mencetak lulusan vokasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepemimpinan, dan budaya kerja yang kuat.

Upacara pelantikan dipimpin oleh Kepala Staf Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Letnan Kolonel Infanteri Roni Hermawan, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kepala Bidang Pembinaan SMK Dikpora DIY, Kepala Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta, unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Pengawas Sekolah, Komite Sekolah, Ikatan Alumni, kepala SMK negeri se-Kota Yogyakarta, serta orang tua dan wali murid.

Sebanyak 686 taruna dan taruni yang dilantik terdiri atas 581 siswa laki-laki dan 105 siswa perempuan dari delapan konsentrasi keahlian, yaitu Teknik Konstruksi dan Perumahan, Teknik Pemesinan, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Elektronika Industri, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Produksi dan Siaran Program Televisi. Seluruh peserta dinyatakan layak menyandang status taruna setelah melalui proses pembinaan dan evaluasi secara menyeluruh selama Tahun Pelajaran 2025/2026.

Inspektur Upacara Letkol Inf. Roni Hermawan menyematkan evolet dan lencana kepada Komandan Upacara sebagai simbol pengukuhan dalam Pelantikan Taruna Angkatan IV SMKN 3 Yogyakarta, Kamis 25 Juni 2026.. (Foto: Humas SMKN 3 Yogyakarta)

Dalam amanatnya, Letkol Inf Roni Hermawan menegaskan bahwa keberhasilan generasi muda tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga ditentukan oleh karakter yang kuat. Menurutnya, dunia usaha dan dunia industri membutuhkan sumber daya manusia yang mampu dipercaya, memiliki integritas, mampu bekerja sama, serta bertanggung jawab dalam setiap tugas yang diemban.

"Knowledge is important, but character is more. Dunia kerja saat ini membutuhkan orang-orang yang dapat dipercaya, mampu bekerja sama, jujur, bertanggung jawab, dan memiliki etos kerja yang baik," ujarnya.

Ia menambahkan, pelantikan tersebut bukan menjadi akhir dari proses pembinaan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar bagi para taruna dan taruni. Mereka diharapkan mampu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah melalui perilaku disiplin, tanggung jawab, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di mana pun berada.

Kepala SMKN 3 Yogyakarta, Widada, SPd, MPd, mengatakan Program Ketarunaan menjadi salah satu program strategis sekolah dalam membentuk lulusan yang disiplin, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, semangat kebangsaan, serta budaya kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

"Program Ketarunaan menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter kuat yang dibutuhkan dunia kerja saat ini. Kami ingin para taruna tumbuh menjadi generasi yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing," katanya.

Widada menjelaskan, selama Tahun Pelajaran 2025/2026 pembinaan ketarunaan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan melalui pendidikan kedisiplinan, kepemimpinan, pembentukan karakter, kesamaptaan jasmani, penguatan spiritual, hingga pembiasaan budaya kerja industri. Menurutnya, proses tersebut dirancang agar peserta didik memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus mampu menjadi pribadi yang berakhlak dan bertanggung jawab.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan oleh instruktur ketarunaan, komandan kompi, tim ketarunaan, wali kelas, guru mata pelajaran, serta guru bimbingan konseling, seluruh peserta yang dilantik dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai Taruna dan Taruni Angkatan IV SMKN 3 Yogyakarta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan positif pada aspek kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, kepedulian sosial, serta penerapan budaya industri melalui disiplin waktu, budaya 5R, keselamatan kerja, kepatuhan terhadap prosedur, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Komandan Upacara Pelantikan Taruna Angkatan IV SMKN 3 Yogyakarta, Rafa Galang, mencium Bendera Merah Putih dalam prosesi pelantikan di Lapangan Indraprasta, Yogyakarta, Kamis 25 Juni 2026. (Foto: Humas SMKN 3 Yogyakarta)

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia Pelantikan Catar Angkatan IV, Faiz Mudhoki, M.Pd., mengatakan tema "Mengakar Karakter, Menjulang Potensi" dipilih untuk menegaskan bahwa karakter merupakan fondasi utama dalam mengembangkan seluruh potensi peserta didik. "Karakter itu ibarat akar pohon. Kalau akarnya kuat, pohonnya bisa tumbuh tinggi, kokoh, dan tidak mudah roboh. Begitu juga murid. Jika sejak awal dibangun disiplin, tanggung jawab, integritas, dan daya juangnya, maka potensi apa pun yang mereka miliki akan lebih mudah berkembang," ujarnya.

Rangkaian pelantikan diawali dengan penampilan ekstrakurikuler Tarung Derajat, Tari, Pramuka, dan Pasukan Tonti yang menampilkan semangat, kreativitas, kekompakan, serta kedisiplinan siswa. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari tamu undangan dan orang tua yang hadir. Suasana haru juga mewarnai prosesi penyematan epolet oleh seluruh orang tua kepada putra-putri mereka sebagai simbol dukungan, doa, dan harapan terhadap perjalanan pendidikan para taruna dan taruni.

Pelantikan Taruna Angkatan IV tahun ini melibatkan lebih dari 1.300 peserta dan tamu undangan yang terdiri atas taruna dan taruni, orang tua, guru, tenaga kependidikan, serta berbagai unsur pemangku kepentingan pendidikan dan pemerintahan. Melalui kegiatan tersebut, SMKN 3 Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja dan melanjutkan pendidikan, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara sesuai slogan sekolah, "Kompeten, Berkarakter, dan Berdaya Saing".

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....