Sri Sultan Soroti Keracunan Massal di Kulon Progo
- 24 Jul 2026 09:07 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyoroti dugaan keracunan masal ratusan orang di Kabupaten Kulon Progo. Mereka, merupakan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sri Sultan menduga, persoalan ini berasal dari proses penyimpanan dan pengolahan daging ayam, yang menjadi menu utama program MBG di Kulon Progo. Maka ke depan, pengelola dapur SPPG harus memperhatikan kualitas bahan yang akan diolah.
”Ya mungkin ayamnya sudah biru, mungkin ndak punya freezer yang digunakan menyimpan stok daging,” ucapnya di Kepatihan, Kamis, 24 Juli 2026. ”Yang mestinya dilihat kulitnya warna biru enggak, kalau dimasak jam 2 pagi ya bisa memicu keracunan.”
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, ratusan korban keracunan masal tersebut terdiri dari 98 siswa SMP, 4 guru, 1 ibu hamil dan 2 ibu menyusui. Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Susilaningsih menyebut gejala-gejala keracunan yang dialami para penerima program MBG.
”Muntah, kemudian diare, ada beberapa yang pusing,” ucapnya. ”Yang dominan adalah nyeri perut, jadi nyeri perut itu 78 persen, yang diare ada 69 persen, dan pusingnya 40 persen.”
Dalam paket menu MBG yang dibuat dapur SPPG Karangwuni Wates, terdiri dari beberapa jenis. Antara lain ayam saus barbeque, tahu goreng bawang, dan cah pokcoy.
Saat ini, Dinas Kesehatan Kulon Progo masih menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan dari penyedia menu MBG. Susilaningsih berharap persoalan ini menjadi evaluasi bagi pengelola SPPG.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....