Relawan Ambulans Barat Edukasi Penanganan Korban Kecelakaan Lalulintas
- 22 Jun 2026 13:23 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo – Relawan Ambulance Barat (RAB) memberikan edukasi mengenai penanganan korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Selain ketepatan dalam memberikan pertolongan pertama, kesadaran dalam berkendara menjadi kunci utama untuk menekan angka fatalitas kecelakaan.
Ketua Relawan Ambulance Barat (RAB), Febtaris Nur Suparyanto, berharap seluruh pengendara mengetahui arti penting keselamatan di jalan raya.
"Harapannya, masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam berkendara. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan," ujarnya, Senin 22 Juni 2026.
Febtaris mengatakan, ada beberapa tindakan keliru yang paling sering dijumpai di lapangan saat warga mencoba menolong korban kecelakaan (laka). Tindakan-tindakan refleks ini, meski didasari niat baik, justru sering kali berujung fatal.
Tindakan ini yakni Memberi Minum pada Korban. Hal ini sangat berbahaya karena dapat menyumbat saluran pernapasan (tersedak) atau mempersulit tindakan medis darurat/operasi yang mungkin harus segera dilakukan.
Lainnya adalah menggeser atau Memindahkan Korban Tidak Sadar karena berisiko tinggi memperparah cedera internal, terutama patah tulang leher atau tulang belakang yang bisa menyebabkan kelumpuhan permanen.
Selanjutnya adalah Membawa Korban dengan Mobil Pribadi Tanpa Konfirmasi yang bisa memperparah kondisi cedera korban.
Langkah terbaik yang bisa dilakukan, Lanjut Febta adalah segera menghubungi layanan darurat 119 dan menunggu penanganan evakuasi dilakukan oleh tim medis atau relawan yang memiliki kompetensi serta peralatan yang sesuai.
"Menolong itu baik, tetapi menolong dengan ilmu jauh lebih menyelamatkan nyawa," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....