Cegah Penipuan, BPS Bantul Minta Masyarakat Verifikasi Petugas Sensus

  • 22 Jun 2026 09:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bantul mengimbau masyarakat untuk memastikan identitas petugas yang datang dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026). Langkah ini guna mencegah adanya potensi kejahatan dengan mengatasnamakan petugas BPS.

Kepala BPS Bantul, Agung Wibowo menjelaskan bahwa petugas BPS dapat dikenali dari atribut resmi yang dikenakan saat bertugas di lapangan. Petugas sensus dipastikan menggunakan rompi khas berlogo sensus ekonomi serta tanda pengenal (name tag).

“Itu khas rompinya. Selain itu petugas juga dibekali tanda pengenal yang dilengkapi kode batang dan dapat dicek keasliannya,” ucapnya, Minggu, 21 Juni 2026.

Selain atribut khusus, petugas sensus juga membawa surat tugas resmi. Jika merasa ragu, warga bisa menanyakan surat tugas tersebut kepada petugas yang datang.

“Jangan segan-segan menanyakan surat tugas. Seluruh petugas kami dibekali dengan surat tugas,” ujarnya.

Apabila petugas yang datang sudah terbukti sebagai petugas resmi, masyarakat diminta untuk memberikan jawaban yang jujur dan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Sebaliknya, apabila ada pihak yang mengaku sebagai petugas tetapi tidak bisa menunjukkan surat tugas resmi, masyarakat diminta untuk tetap waspada.

“Kalau memang sesuai berarti itu petugas kami, jika bukan berarti bukan dari BPS. Kalau petugas kami mohon agar dapat diberikan jawaban yang sebenarnya, apabila bukan petugas kami, silakan dilaporkan ke pihak berwajib,” katanya.

Lebih lanjut, BPS Bantul tidak ingin pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan atau tindakan kriminal lainnya. BPS menyebut bahwa kerja sama dengan masyarakat menjadi faktor yang utama.

“Kami tidak mau kegiatan ini dikotori dengan adanya oknum-oknum yang menumpang. Kami berharap agar masyarakat dapat bekerja sama agar sensus ini berjalan dengan lancar,” ucapnya menambahkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....