Program MBG Dihentikan Sementara, ini Tanggapan Pakar

  • 21 Jun 2026 13:28 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN) harus melakukan evaluasi menyeluruh, terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pakar Ilmu Pemerintahan UMY, Muhammad Eko Atmojo melihat, saat ini waktunya sangat tepat.

Terlebih kini, BGN menghentikan sementara operasional seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah, dari tanggal 22 Juni hingga 13 Juli. ”Ini menjadi kesempatan bagi BGN melakukan koreksi,” katanya, Minggu, 21 Juni 2026.

Evaluasi di tengah pelaksanaan program merupakan hal yang lazim dalam siklus kebijakan publik. Bahkan, masa libur sekolah dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki berbagai aspek pelaksanaan program MBG di lapangan.

Mulai dari tata kelola kelembagaan, efektivitas operasional SPPG, juga kualitas layanan yang diberikan kepada penerima manfaat. Karena itu, tidak ada masalah jika pemerintah melakukan evaluasi total saat ini, terhadap program yang berjalan.

Justru ini momentum yang tepat untuk memperbaiki formula tata kelola yang ada. ”Jika terdapat SPPG yang tidak memenuhi standar, sebaiknya disuspensi atau dihentikan operasionalnya agar kesalahan yang sama tidak terulang,” ujarnya.

Eko menambahkan, masa penghentian sementara operasional SPPG seharusnya dimanfaatkan BGN untuk melakukan audit dan evaluasi secara komprehensif. Evaluasi tersebut tidak hanya mencakup pelaksanaan program.

”Tetapi juga standar operasional prosedur (SOP), kinerja pelaksana, mekanisme pengawasan, hingga soal transparansi penggunaan anggaran,” ucapnya. ”Langkah ini untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap MBG.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....