Pemkab Kulon Progo Gandeng Forkompimda, Antisipasi Kenakalan Remaja

  • 16 Jun 2026 08:26 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengambil langkah antisipasi aksi tawuran dan kenakalan remaja, khususnya menjelang masa liburan sekolah. Upaya ini digelar, demi menjaga keselamatan generasi muda sekaligus memastikan mereka tetap fokus pada jalur pendidikan.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, saat memimpin apel di SMK Negeri 2 Pengasih pada Senin. 15 Juni 2026, mengingatkan dampak fatal dari aksi tawuran yang dapat menghancurkan masa depan dan mencederai harapan orang tua.

"Tawuran maupun berbagai bentuk kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah. Justru akan merugikan diri sendiri, mencoreng nama baik keluarga serta sekolah, dan menghambat masa depan. Jangan sampai harapan besar orang tua rusak karena terpengaruh ajakan negatif atau provokasi di media sosial," Ujarnya.

Sebagai bentuk pencegahan, Pemkab Kulon Progo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) rutin menggelar pembinaan ke sekolah-sekolah guna memutus potensi gesekan antar-pelajar.

Plt Kepala SMK Negeri 2 Pengasih, Yulianto, akan menindaklanjuti arahan pemkab dengan memperketat pengawasan dan pembinaan internal.

Peran wali kelas dan guru Bimbingan Konseling (BK) akan dimaksimalkan. Kegiatan kegiatan edukatif yang melibatkan narasumber berkompeten dari luar sekolah juga digelar guna memperkuat mental dan karakter siswa.

"Kami ingin membangun karakter peserta didik yang unggul secara akademik dan juga memiliki akhlak yang baik. Dengan sinergi tersebut, kami optimistis aksi-aksi negatif dapat dicegah," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....