TK Anak Bintang Jogja dan Woro Moro Entertainment Berbagi Kasih di Karanganyar

  • 15 Jun 2026 02:17 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta-Membawa misi kemanusiaan tanpa menyekat perbedaan, Sekolah TK Anak Bintang Condongcatur Yogyakarta berkolaborasi dengan Woro Moro Entertainment melakukan aksi sosial berbagi kasih. Bantuan berupa pemenuhan kebutuhan pokok dan santunan tersebut disalurkan langsung kepada jemaat serta anak-anak asuh di Panti Asuhan Regenerasi Pelita Kuat, Dusun Sinongko, Karanganyar.

Kepala Sekolah TK Anak Bintang Condongcatur Yogyakarta, Tiolina Magdalena mengungkapkan, aksi sosial luar daerah ini didasari atas rasa empati terhadap keterbatasan operasional yang dihadapi pengurus panti asuhan dan gereja setempat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari anak-anak asuh.

"Kami datang ke sini dalam rangka memberikan donasi kepada anak-anak panti asuhan dan jemaat GBIT (Gereja Bethel Indonesia Tabernakel) Karangnongko di Karanganyar. Kami melihat banyak jemaat dan anak-anak yang membutuhkan sentuhan dari segi ekonomi, bahkan untuk operasional transportasi sehari-hari pun pengurus masih harus terus berjuang keras," ujar Tiolina Minggu 14 Juni 2026.

Anak-anak menyambut gembira kedatangan Bunda Woro dan Kepala sekolah TK Anak Bintang Condongcatur untuk berbagi kasih bersama anak Panti Asuhan Regenerasi Pelita Kuat di Sinongko Karanganyar. (Foto:RRI/Titik)

Tiolina menambahkan, sebagai sekolah nasional, TK Anak Bintang yang beralamatkan di Jalan Kakatua No. 102, RT 02/RW 03, Dusun Ganjuran, Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta senantiasa menanamkan nilai-nilai toleransi dan kepedulian universal kepada para wali murid dan anak didik tanpa memandang latar belakang agama. Ke depan, pihak sekolah berkomitmen untuk mengajak seluruh orang tua siswa terlibat aktif menggalang donasi guna mendukung keberlanjutan panti asuhan ini.

Sementara itu, Pendiri Panti Asuhan Regenerasi Pelita Kuat berlokasi di Sinongko, RT. 03 / RW. 10, Kelurahan Gedong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Panti asuhan ini diresmikan di bawah naungan Yayasan Regenerasi Pelita Kuat dan didirikan atas dasar pelayanan kesejahteraan sosial bagi anak-anak yang membutuhkan , Pendeta Filemon Hanan Bajaji menyampaikan rasa haru dan apresiasi yang mendalam atas kunjungan serta bantuan yang diberikan. Ia membeberkan bahwa panti asuhan yang baru berjalan selama dua tahun ini merawat 13 anak dari berbagai daerah, mulai dari Papua, Jawa, hingga Sumatera.

Pendeta Fielemon mengatakan rata-rata anak yang ditampung merupakan anak yatim, anak dari keluarga prasejahtera, serta anak-anak yang orang tuanya mengalami disabilitas fisik sehingga kesulitan membiayai kelayakan hidup dan pendidikan.

"Selama ini kami murni mengandalkan swadaya atau sistem patungan antar-pengurus demi membelikan sabun, kebutuhan dapur, hingga biaya sekolah swasta anak-anak. Kami belum memiliki donatur tetap, sehingga pemenuhan operasional sehari-hari sering kali kami jalani dengan modal iman dan apa adanya," kata Pendeta Filemon.

Berharap dengan hal kecil akan menumbuhkan berbagi kasih kepada sesama dan dilakukan semua orang.(Foto:RRI/Titik)

R.Ngt. Adhyas Woro atau akrab disapa Bunda Woro dari Woro Moro Entertainment mengatakan bahwa ketukan hati untuk berbagi kasih selalu dilakukan kepada sesama tentunya Bersama TK Anak Bintang Condongcatur akhirnya kita lakukan dengan ana-anak yang sangat membutuhkan uluran tangan kita semua. Saya berharap semua akan melakukan hal yang sama, mereka anak Indonesia patut hidup layak, mendapat sekolah yang layak, dan semua bisa membantu mereka agar mereka bisa menjadi apa yang dicita-citakan, yang jelas mereka generasi emas Indonesia untuk masa depan. " Saya berharap dari hal kecil ini akan menumbuhkan pada semua orang untuk berbagi kasih pada sesama,"ujar Bunda Woro

Pendeta Fielemon menambahkan bahwa saat ini, fasilitas panti asuhan masih menumpang dan menyatu dengan bangunan gereja, di mana ruang asrama laki-laki dan perempuan dipisah per lantai dengan daya tampung maksimal 16 anak. Pihak yayasan berharap, ke depan ada uluran tangan dari para donatur yang bersedia membantu pengadaan lahan kosong di sekitar lokasi agar anak-anak memiliki ruang tinggal yang lebih representatif, serta adanya keterlibatan para pengusaha untuk memberikan pembekalan keterampilan wirausaha bagi anak-anak panti asuhan agar dapat hidup mandiri kelak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....