Pastikan Kondusivitas Lingkungan, Polres Bantul Gelar Patroli Skala Besar

  • 08 Jun 2026 07:31 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Polres Bantul kembali menggelar patroli keamanan skala besar pada Minggu, 7 Juni 2026 dini hari. Dipimpin langsung oleh Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, kegiatan rutin tersebut untuk memastikan kondusivitas lingkungan.

Kepada awak media, Kapolres menjelaskan, patroli dilakukan dengan menyisir berbagai titik rawan seperti jalur sepi, jalan minim penerangan, kawasan perbatasan antar kapanewon, hingga pusat keramaian yang masih aktif hingga tengah malam. Dengan menjangkau titik-titik tersebut, ruang gerak bagi pelaku kriminal akan sangat berkurang.

“Kami tidak hanya berpatroli di jalan utama, tetapi juga masuk ke gang-gang kecil dan jalan alternatif. Kami pastikan tidak ada celah yang luput dari pantauan, sehingga peluang terjadinya tindak pidana dapat kami tekan serendah mungkin,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, personel di lapangan berfokus pada pencegahan dini terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas jalanan. Selain meresahkan warga, kejahatan jalanan kerap membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

“Personel dikerahkan untuk memantau dan menindak tegas potensi gangguan seperti tawuran, aksi geng motor, perampasan atau begal, hingga praktik balap liar yang sering kali meresahkan warga dan membahayakan keselamatan jalan raya,” katanya.

Bayu menambahkan, patroli skala besar itu merupakan wujud komitmen dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Khususnya di malam hingga dini hari, yang menjadi waktu rawan terjadinya gangguan keamanan.

“Patroli skala besar ini sengaja kami laksanakan dan tingkatkan intensitasnya saat akhir pekan. Tujuannya jelas, agar kehadiran anggota kepolisian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus menjadi pencegah bagi siapa saja yang berniat mengganggu ketertiban atau melakukan tindak kriminal,” ujarnya.

Selain patroli rutin, Polres Bantul juga menggencarkan pendekatan sosial melalui program "Gerakan Orang Tua Memanggil". Program tersebut dijalankan sebagai upaya pengawasan dan pembinaan generasi muda agar tidak terjebak dalam kenakalan remaja maupun aktivitas yang melanggar hukum.

“Kami percaya bahwa menjaga keamanan tidak bisa dilakukan sendirian. Sinergi antara polisi, masyarakat, dan keluarga sangatlah penting. Lewat 'Gerakan Orang Tua Memanggil', kami ingin mengingatkan kembali peran keluarga sebagai benteng utama dalam mencegah anak-anak terlibat hal-hal negatif,” ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....