Kanwil Kemenag DIY Gelar Mentoring Kecakapan IT bagi PPPK

  • 04 Jun 2026 11:22 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID Yogyakarta - Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY) kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir digitalisasi birokrasi. Kanwil Kemenag DIY menjadi satu-satunya se-Indonesia yang menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan Mentoring Kecakapan IT bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II.

Agenda strategis ini berpusat di HRD Center Kanwil Kemenag DIY dan berlangsung maraton mulai 25 Mei hingga 8 Juni 2026. “Program Mentoring Kecakapan IT ini merupakan langkah konkret tindak lanjut dari hasil Tes Kecakapan IT yang telah digelar sebelumnya. Langkah mitigasi kompetensi ini dirancang khusus untuk mendongkrak akselerasi digital para pegawai, sehingga mampu memanfaatkan teknologi informasi secara optimal dalam mendukung implementasi tugas dan layanan publik,” ucap Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, Selasa 2 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa program mentoring ini merupakan sarana krusial untuk membekali aparatur sipil negara dengan keterampilan digital yang andal di era transformasi modern. “Mentoring Kecakapan IT ini merupakan instrumen dan alat bantu dalam mengemban amanah sebagai PPPK. Melalui pendampingan intensif ini, peserta diharapkan memiliki kapabilitas yang mumpuni dalam mendukung administrasi perkantoran, pola komunikasi, kolaborasi, serta pengelolaan informasi secara efektif dan efisien,” ucapnya.

Sementara itu diungkapkan Kepala Bagian Tata Usaha Abd. Suud metode pembelajaran dalam mentoring ini dikemas secara interaktif dan komprehensif melalui lima tahapan utama. “Proses diawali dengan pre-test untuk memetakan kemampuan awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi aplikatif oleh mentor, serta praktik mandiri langsung menggunakan perangkat masing-masing,” ucapnya.

Tidak berhenti di sana, peserta juga diuji melalui presentasi hasil praktik dan uji petik, lalu dipungkasi dengan post-test sebagai indikator evaluasi peningkatan kompetensi. “Melalui formula ini, para peserta tidak sekadar menyerap pemahaman teoritis, melainkan langsung menyimulasikan penggunaan berbagai aplikasi kedinasan yang relevan. Kehadiran para mentor yang merupakan talenta internal Kanwil Kemenag DIY juga memberikan nilai tambah, karena proses transfer ilmu berjalan lewat pendampingan karib berbasis pengalaman praktis lapangan,” ujar Abd. Suud.

Melalui terobosan satu-satunya di Indonesia ini, seluruh peserta diharapkan mampu melompat lebih tinggi dalam literasi digital. Penguasaan keterampilan teknologi informasi yang didapat selama mentoring diproyeksikan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan pelayanan publik Kemenag yang jauh lebih efektif, efisien, cepat, dan profesional bagi masyarakat modern. (Ajeng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....