Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Perkuat Persatuan di tengah Tantangan Global
- 01 Jun 2026 12:17 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Pemkab Sleman menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pemda Sleman, Senin, 1 Juni 2026. Gelaran ini turut diikuti oleh ribuan ASN di lingkungan Pemkab Sleman dan dipimpin oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.
Danang mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum dalam memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan. Utamanya, di tengah berbagai tantangan global dan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, tanggal 1 Juni bukan sekadar catatan sejarah, melainkan pengingat bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi nilai-nilai luhur berupa Pancasila.
"Momentum ini merupakan saat untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," kata Danang saat membacakan sambutan Bupati Sleman pada gelaran upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pemda Sleman, 1 Juni 2026.
Danang menambahkan, Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia". Melalui tema ini Danang turut menegaskan nilai-nilai Pancasila yang tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Indonesia, tetapi juga memiliki kontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia. Di sisi lain, Danang menilai Pancasila telah terbukti menjadi perekat bangsa yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan adat istiadat. Nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan yang terkandung di dalamnya mampu menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah berbagai dinamika yang terjadi.
"Pancasila bukan hanya menjadi perekat keragaman bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi nilai universal yang mampu menghadirkan perdamaian, kemanusiaan, dan keadilan di tengah dinamika global saat ini," ujarnya.
Danang mengatakan Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan baru. Mulai dari globalisasi hingga disrupsi digital yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Namun, dia mengaku optimistis Pancasila tetap menjadi landasan yang kuat dalam menghadapi perubahan zaman. Menurutnya, Pancasila harus terus dihidupkan dalam praktik kehidupan sehari-hari, bukan hanya dihafalkan sebagai dasar negara. Dengan menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, masyarakat dapat memperkuat persatuan sekaligus menjaga identitas bangsa di tengah arus perubahan yang semakin cepat.
"Pancasila telah mengawal Indonesia menjadi bangsa yang besar. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....