Iduladha di Masjid Al-Muttaqin STMM: Momentum Refleksi Syukur dan Keikhlasan
- 28 Mei 2026 22:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pelaksanaan sholat Hari Raya Iduladha di lingkungan Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) MMTC Yogyakarta berlangsung khidmat. Bertempat di Masjid Al-Muttaqin pada Rabu 27 Mei 2026, ibadah salat Iduladha ini diimami langsung oleh Ustaz M. Yasir, M.H. yang sekaligus bertindak sebagai khatib.
Pada perayaan Iduladha tahun ini, terkumpul hewan kurban sebanyak 4 ekor sapi (lembu) dan 11 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, 4 ekor kambing di antaranya dipusatkan dan disembelih langsung di area kampus STMM MMTC.
Dalam khutbahnya, Ustaz M. Yasir mengajak para jemaah untuk menjadikan momen Iduladha sebagai ajang pembuktian kejujuran dan keikhlasan kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa seluruh harta benda di dunia pada akhirnya akan ditinggalkan, sehingga bekal terbaik yang harus dipersiapkan oleh umat manusia adalah ketakwaan.
"Jika kalian menghitung nikmat yang diberikan Allah, maka kalian tidak akan mampu karena begitu besar yang Allah berikan. Menyembelih hewan kurban adalah perintah untuk memberikan rasa bersyukur dan ikhlas kepada-Nya," Kata Ustaz Yasir di hadapan para jemaah.
Lebih lanjut, khatib menegaskan bahwa bentuk kejujuran seorang hamba kepada penciptanya adalah melalui ibadah salat. Ia mengingatkan jemaah agar tidak sekadar merasa bersyukur jika ibadah salat masih sering dikesampingkan.

Ustaz Yasir kemudian memaparkan tiga cara utama bagi seorang muslim dalam mengamalkan rasa syukur atas karunia yang melimpah:
- Bersyukur dengan Hati: Meyakini secara penuh bahwa segala nikmat yang didapatkan hanya berasal dari Allah SWT.
- Bersyukur dengan Lisan: Senantiasa mengucapkan kalimat pujian dan syukur kepada Allah.
- Bersyukur dengan Tindakan (Anggota Badan): Memastikan bahwa seluruh anggota tubuh, seperti mata, telinga, dan tangan, tidak digunakan untuk kebohongan, kedustaan, maupun hal-hal buruk lainnya.
Mengakhiri khutbahnya, Ustaz M. Yasir mengajak jemaah untuk memperbanyak pahala dan merutinkan doa yang tak pernah lepas diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW, yakni: “Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik” (Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu).
Sebagai penutup, khatib juga memberikan imbauan dan dorongan bagi umat muslim yang diberikan kelapangan rezeki serta kemudahan agar senantiasa menyiapkan diri untuk menunaikan ibadah kurban. (galih)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....