Gema Takbir Istimewa Jadi Ruang Regenerasi Remaja Masjid di Mantrijeron
- 30 Mei 2026 13:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Gema Takbir Istimewa #6 tidak hanya menjadi ajang memeriahkan malam Iduladha di Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Kegiatan yang digelar Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kemantren Mantrijeron itu juga menjadi ruang regenerasi bagi remaja masjid untuk aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan mereka.
Tahun ini, Gema Takbir Istimewa diikuti 19 kafilah yang merupakan perwakilan masjid-masjid di wilayah Kemantren Mantrijeron. Sejumlah masjid yang turut berpartisipasi antara lain Masjid Jogokariyan, Masjid Besar Mangkuyudan, Masjid Danunegaran, Masjid Ngadinegaran, dan Masjid Komaruddin.
Panitia Gema Takbir Istimewa #6, Nayla, mengatakan setiap masjid mengirimkan para pemuda dan remaja untuk terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi salah satu tujuan utama penyelenggaraan Gema Takbir Istimewa.
"Setiap masjid mengeluarkan para pemuda-pemudi, remaja, dan adik-adiknya untuk mengikuti Gema Takbir Istimewa," ujarnya saat ditemui di sela-sela pelaksanaan Gema Takbir Istimewa #6, Selasa, 26 Mei 2026.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya menampilkan lantunan takbir, tetapi juga berkolaborasi dalam mempersiapkan konsep penampilan, dekorasi, hingga koordinasi kafilah. Proses itu dinilai menjadi sarana pembelajaran bagi remaja masjid untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi dan bekerja sama.
Dalam pelaksanaannya, seluruh kafilah berkumpul di sepanjang Jalan Mantrijeron sebelum memulai pawai. Setiap peserta kemudian melakukan display atau penampilan di hadapan dewan juri yang berada di depan Kantor Kemantren Mantrijeron. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan hingga garis akhir di depan Hotel Ruba Grha.
Nayla menjelaskan, Gema Takbir Istimewa juga menjadi momentum mempererat hubungan antarremaja masjid yang selama ini beraktivitas di lingkungan masing-masing. Selain ini, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkumpul dan berpartisipasi dalam syiar keagamaan.
"Pesertanya berasal dari berbagai masjid di Mantrijeron. Jadi kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarremaja masjid," katanya.
Memasuki penyelenggaraan yang keenam, Gema Takbir Istimewa terus menjadi salah satu agenda yang dinantikan para pemuda di Mantrijeron. Selain menjaga tradisi syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menyiapkan generasi muda agar tetap aktif dan berperan dalam memakmurkan masjid di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....