Upacara 3 Momentum, Pemkab Sleman Gaungkan Semangat Kebangkitan dan Pendidikan
- 21 Mei 2026 10:27 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda di tengah tantangan era digital saat ini. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengadilan Negeri Sleman Wari Juniati ketika memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 di Lapangan Pemda Sleman, Rabu, 20 Mei 2026.
Saat membacakan amanat Bupati Sleman, Wari mengatakan tantangan bangsa saat ini tidak lagi dalam bentuk penjajahan fisik. Namun, juga bagaimana membangun kedaulatan pengetahuan, teknologi, dan karakter di tengah perkembangan zaman. Wari menambahkan, Hari Kebangkitan Nasional ke-118 turut mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.
“Masyarakat diajak untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam membangun bangsa melalui semangat persatuan, inovasi, dan budaya belajar,” kata Wari, Rabu, 20 Mei 2026.
Di sisi lain, Pemkab Sleman juga menyoroti pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui filosofi budaya lokal. Utamanya implementasi filosofi Jawa "Mulat Sarira Lumangkahing Jumangkah Jatraning Laku”. Filosofi ini turut mengajarkan sikap mawas diri, tanggung jawab, dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan. Wari mengajak masyarakat untuk terus membangun budaya belajar, budaya disiplin, budaya gotong royong, dan budaya inovasi.
“Kebangkitan bangsa sesungguhnya dimulai dari kualitas manusianya,” ujarnya.
Selain memperingati Harkitnas, upacara tersebut juga menjadi momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026. Tema kali ini yang diusung adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Wari menjelaskan pendidikan memiliki peran strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membentuk manusia yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, media, dan masyarakat disebut harus berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, sekolah, keluarga, dunia usaha, media, dan masyarakat harus berjalan beriringan menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Sleman turut memperingati Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 dengan tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”. Wari menyebut, arsip tak hanya menjadi rekaman masa lalu, tetapi juga sumber data dan informasi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, pengambilan keputusan, serta pelayanan publik yang akuntabel dan transparan.
“Peringatan tiga momentum nasional ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Sleman dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia sekaligus mendukung terwujudnya Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban,” ucap Wari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....