Siswa SMPN 1 Pengasih Perkuat Kekompakan lewat Susur Sungai di ''Segajih Live In''
- 14 Mei 2026 08:22 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID., Yogyakarta – Ratusan siswa SMP Negeri 1 Pengasih, Kulonprogo mengikuti kegiatan outing class yang penuh keseruan di kawasan Segajih Live In pada Rabu 13 Mei 2026. Berbeda dengan rutinitas belajar di dalam kelas, kali ini para siswa ditantang untuk menyatu dengan alam melalui rangkaian kegiatan outbound dan susur sungai.
Kegiatan susur sungai menjadi daya tarik utama dalam agenda ini. Dengan mengenakan seragam olahraga merah khas sekolah, para siswa tampak antusias melintasi arus sungai, memanjat bebatuan, hingga saling bantu melewati rintangan air menggunakan tali pengaman.
Ali Subkhan, selaku pengelola sekaligus pemandu di Segajih Live In, mengungkapkan bahwa susur sungai sengaja dikonsep bukan sekadar wisata air biasa, melainkan sebagai media pembelajaran luar ruangan yang efektif. "Susur sungai menjadi atraksi primadona di sini. Tujuannya adalah menyatukan siswa dengan alam serta mengenalkan lingkungan secara langsung. Lebih dari itu, ini adalah pembelajaran karakter tentang kebersamaan dan membuang sikap egois. Di sungai, mereka harus saling jaga," kata Ali Subkhan kepada RRI, Rabu, 13 Mei 2026.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Pengasih, Sri Harini, S.Pd., M.Pd., yang turut memantau jalannya kegiatan, menyampaikan bahwa outing class merupakan bagian penting dari kurikulum sekolah untuk memperluas wawasan siswa di luar teks buku.
"Kegiatan outing class ini adalah sarana pengenalan lingkungan kepada siswa. Kami ingin mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kepekaan terhadap alam sekitar dan memiliki mental yang kuat melalui kegiatan outbound seperti ini," ucap Sri Harini.
Menurutnya, dengan kegiatan ini para siswa bisa menumbuhkan rasa saling membantu satu sama lain untuk melewati medan yang cukup menantang, di tengah arus dan bebatuan licin. Aktivitas ini sekaligus menjadi sarana membangun kekompakan dan kerja sama tim di alam terbuka.
Selain melatih kebersamaan, kegiatan tersebut juga menguji keberanian para siswa dalam menghadapi tantangan fisik. Dengan menyusuri aliran sungai secara langsung, para peserta diajak keluar dari rutinitas sekolah dan beradaptasi dengan kondisi alam yang dinamis. Pengalaman ini dinilai mampu membentuk mental yang lebih tangguh dan percaya diri.
Tak hanya berorientasi pada petualangan, susur sungai juga menjadi media edukasi lingkungan. Para siswa dikenalkan pada vegetasi, karakter aliran sungai, hingga kondisi ekosistem di kawasan Pengasih dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat kembali ke sekolah dengan pikiran yang lebih segar serta hubungan pertemanan yang semakin erat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....