DPMPTSP Kembangkan Potensi Investasi, Sleman Bakal Punya Tempat Wisata Baru

  • 10 Mei 2026 11:02 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman Triana Wahyuningsih menyebut pihaknya tengah melakukan kajian potensi investasi pada 2026 ini. Kajian dilakukan bersama dengan para akademisi untuk memberikan promosi kepada para investor.

Triana menjelaskan, pihaknya tengah melakukan kajian potensi investasi di wilayah Prambanan berupa objek wisata kereta gantung. Dari sisi perizinan, Triana mengatakan saat ini tengah berproses untuk izin Gubernur. Dinas Pertanahan dan Tata Ruang juga disebut tengah melakukan clearing lantaran lahan yang digunakan merupakan lahan sawah yang dilindungi. Meski demikian, lahan sawah di Sleman masih sesuai dengan ketetapan Pemerintah Pusat, yakni minimal 87 persen.

“Ini sedang dilakukan clear and clear karena dari sisi tata ruang itu sudah tidak ada masalah, tetapi oleh Pemerintah Pusat ditetapkan sebagai LSD (lahan sawah dilindungi). Dinas Pertahanan Tata Ruang ke Jakarta untuk menetapkan, memang kan di Sleman kita harus mengalokasikan LSD itu sebanyak 87 persen yang itu memang sudah amanat dari pusat. Sehingga insya Allah teman-teman hari ini sudah clear and clear terhadap pemenuhan 87 persen untuk lahan sawah yang dilindungi,” ujar Triana.

Selain kereta gantung di Prambanan, pengembangan investasi juga rencananya akan dilakukan di daerah Kaliurang. Triana menyebut wilayah Kaliurang turut dilirik oleh investor yang sebelumnya telah mengelola destinasi wisata Celosia Semarang dan Mikutopia Batu, Jawa Timur. Nantinya, destinasi wisata ini akan berdiri di atas tanah perorangan bekas tambang di Padukuhan Boyong. Dengan demikian, berdirinya destinasi wisata berupa taman bunga ini akan turut mereklamasi dan merelaksasi lahan pertambangan di kawasan Kaliurang.

Di sisi lain, pihaknya juga tengah mendampingi investor yang sebelumnya mengelola Cimory di Semarang. Nantinya, Cimory akan menggunakan tanah kasultanan di wilayah Kaliurang. Dari sisi perizinan, Keraton Yogyakarta disebut sudah memberikan izin palilah. Selanjutnya akan izin akan ditindaklanjuti dengan surat kekancingan yang juga dikeluarkan oleh Keraton Yogyakarta.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini nanti untuk Cimory dan Celosia bisa menambah destinasi wisata dan juga menambah nilai realisasi investasi di Kabupaten Sleman,” ucap Triana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....