Iduladha 2026, Bantul Kekurangan Sapi Pejantan untuk Kurban
- 05 Mei 2026 13:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul melakukan pemantauan sapi kurban jelang Iduladha 2026. Pantauan dilakukan di salah satu peternakan di wilayah Padukuhan Jogonalan Lor, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Selasa, 5 Mei 2026.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo mengatakan, dari hasil pemantauan menunjukkan jika ketersediaan sapi pejantan untuk kurban sangat terbatas. Kondisi ini pun menurutnya juga terjadi di berbagai wilayah di Bumi Projotamansari.
“Masalah yang dihadapi itu kesulitan mencari sapi jantan. Karena memang di Bantul pola pemeliharan dari peternak itu pembibitan. Sehingga sapi yang dipelihara itu betina,” ucapnya.
Selain itu, kebutuhan hewan ternak di Bantul juga cukup tinggi, terutama untuk memenuhi kebutuhan industri kuliner lokal. Para pedagang pun biasanya membeli sapi dari luar daerah untuk mencukupi kebutuhan saat Iduladha.
“Memang pemotongan harian kita juga cukup besar sehingga ketersediaan sapi pejantan di Bantul sangat terbatas. Dan banyak para pedagang-pedagang itu mengambil sapi dari luar Bantul, seperti Bali dan Madura,” ujarnya.
Pemilik peternakan, Ahmad Suwardi menyebut jika pembelian hewan kurban pada tahun ini diprediksi mengalami penurunan. Selain ketersediaan sapi jantan, menurutnya kondisi ekonomi juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh.
“Selain penurunan ekonomi, stok sapi jantan juga tidak mudah untuk didapat. Bahkan para peternak dari Gunungkidul cenderung takut memelihara karena dulu ada penyakit PMK dan lato-lato,” katanya.
Dengan ketersediaan ternak yang semakin terbatas, memicu adanya kenaikan harga. Namun, Suwardi menilai saat ini kenaikan harga sapi belum terlalu signifikan sehingga tidak terlalu berimbas bagi penjualan.
“Otomatis ada kenaikan, tapi tidak terlalu signifikan. Misalnya tahun lalu di harga Rp24 juta, saat ini mungkin naik jadi Rp25 juta. Di kandang saya ini ada sekitar 51 ekor sapi, tapi permintaannya sudah tembus hingga 50 ekor,” ucapnya menambahkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....