Permintaan Sapi di Sleman Naik jelang Iduladha, Pembeli Inden Dua Bulan

  • 05 Mei 2026 12:27 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Tiga pekan jelang Hari Raya Iduladha, permintaan hewan sapi di Sleman mengalami peningkatan. Salah satunya turut dirasakan oleh para peternak yang tergabung dalam Kelompok Ternak Karya Tunggal Nyamplung Kidul, Kapanewon Gamping, Sleman.

Sekretaris Kelompok Ternak Karya Tunggal Trisno Dulrahman menjelaskan setidaknya terdapat 40-an ekor sapi yang ada di kandang milik kelomponya. Dikelola oleh 24 anggota kelompok ternak. Sebanyak 18 ekor sapi yang sudah terjual. Trisno menyebut penjualan tahun ini terbilang lebih laris dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, beberapa pembeli harus inden atau pesan dan DP terlebih dahulu sejak dua bulan sebelum Iduladha untuk mengamankan stok hewan sapi.

“Dua bulan ini sudah ada yang pesan, nanti saya (pembeli) pesan ini sudah di DP itu,” kata Trisno saat ditemui di kendang Kelompok Ternak Karya Tunggal, Selasa, 5 Mei 2026.

Trisno menambahkan masing-masing sapi dibanderol dengan harga yang bervariasi. Mulai dari Rp25 juta hingga Rp28 juta perekor. Harga ini naik sebesar Rp1 juta jika dibandingkan dengan harga sapi pada Iduladha tahun lalu. Trisno mengatakan, sapi yang paling banyak diburu adalah sapi jenis Peranakan Ongole (PO), Limosin dan Metal. Sementara, pembeli paling banyak datang dari wilayah sekitar Sleman.

Sejauh ini, hewan ternak di Sleman tidak ada yang terkontaminasi penyakit, baik itu penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun penyakit antraks. Trisno menuturkan menjelang Iduladha ini dia bersama peternak lainnya turut memberikan perlakuan khusus kepada sapi. Misalnya dengan memberikan vitamin serta pakan yang berkualitas.

“Untuk vitamin dari dokter peternakan pasar diberi dan (kendang) akan didatangi,” ucap Trisno.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....