Mayday, BPJS Ketenagakerjaan Kulon Progo Berikan Santunan ke Ahli Waris Pekerja

  • 01 Mei 2026 15:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kulon Progo turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kulon Progo, di Aula Adikarto, Gedung Kaca Pemkab Kulon Progo, Kamis 30 April 2026. Dalam Peringatan tahun ini, tema yang diusung adalah "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja".

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo, Triyono, yang didampingi oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kulon Progo, Slamet Taryono.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pemotongan tumpeng, talkshow edukatif, pembagian doorprize, hingga penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada tiga ahli waris pekerja. Total santunan yang diberikan bervariasi sesuai dengan hak dan masa iuran masing-masing peserta.

Santunan diberikan kepada ahli waris almarhum Agus Susanta sebagai Pekerja Rumah Makan Bu Hartin total 130,7 juta rupiah (JKM, JHT, JP dan Beasiswa), almarhum Saidiharja sebagai Pekerja CV Muncul Karya Sejahtera total 45,6 juta rupiah (JKM dan JHT) dan almarhum Zumarudin sebagai Pekerja Pemerintah Desa Tirtorahayu total 53,5juta rupiah (JKM, JHT dan JP).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kulon Progo, Slamet Taryono, menjelaskan bahwa setiap ahli waris mendapatkan santunan dasar kematian sebesar Rp42 juta, ditambah dengan akumulasi Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), hingga bantuan beasiswa pendidikan bagi keluarga yang memenuhi kriteria.

Slamet menyampaikan rasa bela sungkawa sekaligus menegaskan pentingnya jaring pengaman sosial bagi tenaga kerja.

"Dalam rangka May Day, kami ikut menyerahkan secara simbolis santunan kematian. Kami memahami bahwa kehilangan keluarga tercinta tak dapat tergantikan oleh apapun, namun Santunan ini diharapkan bisa membantu ekonomi keluarga yang ditinggalkan untuk menata hidup ke depan lebih baik lagi," ujar Slamet.

Slamet mengimbau seluruh masyarakat khususnya pekerja di Kulon Progo baik pekerja penerima upah (formal), bukan penerima upah (informal), pekerja jasa konstruksi, Non-ASN, hingga Pekerja Migran Indonesia, agar memproteksi diri dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui momentum May Day ini, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berkomitmen untuk terus berkolaborasi guna memastikan kesejahteraan pekerja tetap terjaga demi kemajuan industri di wilayah Kulon Progo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....