DIY Juara Nasional IDI 2025, Bukti Demokrasi Berkualitas Konsisten Terjaga

  • 29 Apr 2026 21:59 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2025, DIY menempati posisi pertama nasional dengan nilai 89,79. Hasil tersebut menegaskan kualitas demokrasi di DIY tidak hanya unggul, tetapi juga terjaga secara konsisten dari tahun ke tahun.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY, Lilik Andi Aryanto, menyebut tren kenaikan nilai IDI DIY menjadi gambaran semakin kuatnya praktik demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Capaian ini menunjukkan demokrasi di DIY tumbuh sehat, melampaui rata-rata nasional, dan terus dijaga bersama oleh seluruh elemen,” ujarnya di Yogyakarta, Rabu, 29 April 2026.

IDI merupakan instrumen nasional yang digunakan untuk menilai kualitas demokrasi di tingkat pusat maupun daerah. Penilaian dilakukan melalui tiga aspek utama, yakni kebebasan, kesetaraan, serta kapasitas lembaga demokrasi, yang dijabarkan ke dalam 22 indikator lintas bidang politik, sosial, dan ekonomi.

Pada aspek kebebasan, DIY meraih skor 91,57. Nilai ini mencerminkan kuatnya perlindungan terhadap kebebasan sipil, mulai dari kebebasan menyampaikan pendapat, berserikat, hingga kebebasan berkeyakinan. Beberapa indikator bahkan meraih nilai sempurna, seperti kebebasan berkeyakinan dan jaminan dalam kebijakan publik. Hal ini menunjukkan ruang berekspresi masyarakat di DIY terbuka, aman, dan terlindungi.

Untuk aspek kesetaraan, DIY memperoleh skor 89,38. Pencapaian ini didukung indikator kesetaraan gender serta partisipasi masyarakat dalam memengaruhi kebijakan publik yang sama-sama mendapat nilai maksimal. Meski demikian, akses informasi publik dan pemerataan ekonomi masih menjadi sektor yang terus diperkuat.

Sementara itu, pada aspek kapasitas lembaga demokrasi, DIY mencatat nilai 88,52. Kinerja lembaga demokrasi dinilai semakin kokoh, terlihat dari tingginya transparansi anggaran, netralitas penyelenggara pemilu, serta mutu pelayanan publik. Namun, penguatan fungsi legislatif tetap menjadi perhatian agar keseimbangan kelembagaan semakin baik.

Capaian ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Iklim demokrasi yang sehat memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan bertanggung jawab. Transparansi serta akuntabilitas pemerintah juga mendorong meningkatnya kepercayaan publik sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Lebih jauh, kualitas demokrasi yang terus terjaga turut mendukung stabilitas sosial di DIY. Nilai toleransi, keberagaman, dan semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan daerah menghadapi berbagai tantangan.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan. DIY kembali membuktikan bahwa demokrasi berkualitas bukan sekadar prestasi, tetapi juga landasan utama menuju pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....