Guru PAUD di Sleman Dilatih Dampingi Generasi Alpha

  • 26 Apr 2026 12:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sleman diberikan pembekalan untuk mendampingi anak-anak generasi alpha. Hal ini merupakan bentuk kerja sama antara DPC PP-PAUD Kabupaten Sleman dan Pokja PAUD Kabupaten Sleman bersama UNY. Kerja sama ini terjalin dalam rangka memperkuat pengasuhan anak usia dini di era digital.

Ibu PAUD Kabupaten Sleman Parmilah Harda Kiswaya mengatakan kerja sama ini sangat penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, pola pengasuhan konvensional sudah tidak relevan lagi untuk menghadapi tantangan saat ini. Anak-anak di era digital memerlukan kehadiran dan pemahaman yang lebih mendalam dari orang dewasa di sekitarnya, bukan hanya fasilitas teknologi.

"Anak-anak kita lahir di era digital, di mana informasi begitu cepat dan teknologi begitu dekat. Maka, orang tua dan pendidik harus menggunakan cara baru untuk menghadapi tantangan baru,” ujar Parmilah.

Dia turut mengingatkan generasi alpha tak hanya didorong untuk unggul pada kecerdasan akademik, tetapi juga didampingi untuk memiliki karakter dan ketahanan emosional yang kuat agar tidak tergerus pengaruh lingkungan yang luas. Parmilah menambahkan, kerja sama ini sejalan dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) yang saat ini sedang gencar disosialisasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

Regulasi ini bertujuan melindungi anak di ruang digital, termasuk media sosial dan gim daring. “Pelatihan yang diinisiasi bersama Departemen PAUD FIP UNY ini diharapkan dapat segera diimplementasikan dan disebarluaskan ke seluruh wilayah Sleman,” ucapnya.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNY Nurtanio Agus Purwanto mengaku memberikan dukungan penuh terhadap proyek percontohan ini. Dia menilai sinergi lintas sektor antara kampus dan pemerintahan adalah kunci utama dalam membangun fondasi pendidikan dasar yang kokoh. Nurtanio berharap dengan kolaborasi ini, dapat melahirkan program pengasuhan yang lebih inovatif dan adaptif. “Sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi tumbuh kembang generasi masa depan,” ucap Nurtanio Agus Purwanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....