Utusan Khusus Bidang Ketahanan Pangan Bagikan Alsintan pada Kelompok Tani

  • 25 Apr 2026 13:32 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO - Pemerintah pusat berkomitmen menjaga stabilitas dan kedaulatan pangan nasional melalui modernisasi sektor pertanian di daerah. Salah satunya dengan memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian kepada Gabungan kelompok tani.

Seperti yang dilakukan Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhammad Mardiono, dengan menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kelurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, Sabtu, 25 April 2026.

Pemberian bantuan ini merupakan langkah konkret dalam mengimplementasikan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mencapai swasembada pangan berkelanjutan.

Secara simbolis, Mardiono menyerahkan dua unit hand tractor dan sejumlah mesin pompa air kepada perwakilan petani. Berdasarkan rencana penyaluran, Kabupaten Kulon Progo total akan menerima 30 Unit Traktor Tangan untuk percepatan olah lahan, dan 20 Unit Mesin Pompa Air guna memitigasi dampak musim kemarau dan menjamin ketersediaan irigasi.

"Bantuan dari Kementerian Pertanian ini adalah wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan petani memiliki sarana yang memadai. Kita bersyukur, pada 2025, Indonesia sudah tidak lagi mengimpor beras karena produktivitas dalam negeri yang meningkat," ujarnya.

Mardiono menekankan bahwa Kulon Progo merupakan pilar pangan strategis bagi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sinergi antara teknologi pertanian dan perlindungan lahan menjadi kunci menghadapi tantangan perubahan iklim.

Selain bantuan fisik, Mardiono juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo atas ketegasannya dalam menjaga lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

Sesuai kebijakan daerah, setiap alih fungsi lahan pertanian produktif wajib diikuti dengan pencetakan lahan pengganti. Strategi ini dinilai krusial agar cadangan pangan nasional tidak tergerus oleh ekspansi pemukiman maupun industri.

"Langkah Bupati dalam memproteksi lahan sangat bagus. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sedang disusun harus memperkuat perlindungan sehingga lahan produktif tidak terkikis," ujarnya..

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....