UMY Dorong Pendidikan Inklusif di Sekolah

  • 25 Apr 2026 08:33 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan Pembelajaran Bahasa Inggris Multimodal untuk Slow Learners atau lambat belajar. Kegiatan itu digelar di SMA PGRI Yogyakarta, Jumat, 24 April 2026.

Dosen Pendidikan Bahasa Inggris UMY sekaligus Ketua Himpunan Disabilitas Muhammadiyah DIY, Jati Suryanto menyasar guru dan murid, dalam pembelajaran Bahasa Inggris Multimodal ini. Tujuannya, untuk memperkuat praktik pendidikan inklusif.

Di saat bersamaan, Jati sedang fokus melakukan kegiatan riset dan pengabdian di bidang pendidikan inklusi. Khususnya bagi peserta didik dengan kebutuhan belajar yang beragam, yang arahnya untuk mewujudkan sekolah inklusi di Yogyakarta.

”Proses pembelajaran bagi slow learners memang tidaklah mudah, baik bagi guru maupun orang tua,” ucapnya. ”Salah satu tantangan utama adalah kurangnya sinergi antara keduanya dalam memahami kebutuhan belajar siswa.”

Padahal, pendidikan inklusif menuntut kolaborasi yang kuat antara sekolah dan keluarga. Yang sering kali terjadi, justru muncul saling mengandalkan antara guru dan orang tua, meski keduanya harus saling memahami dan bekerja sama.

Dalam kegiatan ini, UMY memperkenalkan metode pembelajaran multimodal, yang memanfaatkan berbagai cara dan media pembelajaran sesuai karakteristik siswa. Metode ini mempertimbangkan gaya belajar, kondisi peserta didik, hingga lingkungan belajar.

”Sehingga setiap siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhannya,” katanya. ”Setiap anak memiliki kecepatan dan cara belajar yang berbeda.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....