Polisi Imbau Masyarakat Tidak Mengakhiri Hidup Kala Hadapi Tekanan
- 24 Apr 2026 00:32 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Polresta Sleman mengimbau masyarakat agar tidak mengambil jalan pintas dengan mengakhiri hidup ketika menghadapi tekanan maupun persoalan berat. Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan seorang warga Dusun Pereng Kembang, Gamping, Sleman berinsial B ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri, Kamis, 23 April 2026 sekitar pukul 14.27 WIB.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menyampaikan, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu berpikir jernih dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan, terutama saat menghadapi tekanan hidup.
Menurutnya, dukungan keluarga, lingkungan sekitar, serta keberanian untuk mencari bantuan menjadi kunci penting dalam mencegah tindakan bunuh diri dan menjaga keselamatan jiwa. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil jalan pintas dengan mengakhiri hidup saat menghadapi tekanan atau persoalan berat,” ujar Iptu Argo.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan kejadian tersebut pertama kali diketahui seorang warga berinisial S yang hendak menuju kebun kosong di belakang rumahnya untuk mencari udara segar karena cuaca panas.
“Sesampainya di kebun belakang rumah atau lokasi kejadian, saksi melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di pohon asam jawa,” ujar Iptu Argo.
Ia mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergantung menggunakan tali tambang pada ketinggian sekitar 8meter dari permukaan tanah. Mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan dan memberitahukan warga lain berinisial T.
Tak lama kemudian warga berdatangan ke lokasi dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Gamping. Petugas kepolisian bersama warga dan relawan kemudian mengevakuasi korban dari pohon.
Setelah berhasil diturunkan, Tim Inafis Polresta Sleman bersama petugas medis Puskesmas Gamping melakukan pemeriksaan awal. “Dari hasil pemeriksaan, korban telah mengalami kaku mayat dan diperkirakan meninggal dunia lebih dari delapan jam sebelum ditemukan,” katanya.
Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSU PKU Muhammadiyah Gamping untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....