Hujan Ringan Diprediksi Turun di DIY Selama Mei-Juli
- 23 Apr 2026 12:20 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprediksi hujan masih akan turun sepanjang Mei hingga Juli dengan intensitas rendah. Curah hujan pada Mei 2026 diprediksi pada kriteria rendah dengan curah hujan berkisar 21-100 mm. Apabila dibandingkan dengan normalnya, prediksi sifat hujan bulan Mei di DIY bervariasi antara bawah normal hingga normal.
Intensitas hujan terus turun pada Juni dengan prediksi curah hujan berkisar 0-50 mm dengan prediksi sifat hujan bawah normal. Sementara, pada Juli 2026 curah hujan terus turun hingga berkisar 0-20 mm dengan sifat hujan bawah normal.
Dalam laporannya, Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Reni Kraningtyas menyebut indeks El Nino Southern Ocillation (ENSO) diprediksi akan beralih pada fase El Nino lemah menuju moderat pada Mei-Juli 2026. Sementara, suhu muka laut di Perairan Selatan Pulau Jawa pada Mei-Juli 2026 diprediksi berada pada kondisi netral dengan kisaran nilai -0.5 sampai dengan +0.5 derajat celcius.
“Pada Mei-Juli 2026 diprediksi pola angin timuran sudah mendominasi,” jelas Reni dalam laporannya, Rabu, 22 April 2026.
Sementara, analisa curah hujan berdasarkan pengamatan pada Maret 2026 menunjukkan curah hujan di seluruh wilayah DIY berkisar 101-500 mm atau dalam kategori menengah-tinggi. Sedangkan, sifat hujan bervariasi mulai dari bawah normal hingga atas normal. Lalu, Stasiun Meteorologi juga mencatat tingkat kekeringan di seluruh wilayah DIY sepanjang Januari-Maret 2026 yang berada pada tingkat kekeringan normal. Untuk tingkat kebasahan, Kabupaten Kulon Progo dan Sleman terpantau berada pada tingkat agak basah.
Prediksi tingkat kekeringan di DIY periode Maret-Mei 2026, yakni di Kabupaten Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul mengalami kekeringan tingkat normal. Sementara, sebagian kapanewon di Kabupaten Gunungkidul diprediksi mengalami kondisi sangat kering. Diantaranya di sebagian besar Kapanewon Semin, Karangmojo, Semanu, dan Rongkop. Lalu, sebagian kapanewon lainnya mengalami kering, agak kering, dan normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....