Pembangunan Talud hingga Sosialisasi Kamtibmas Jadi Sasaran TMMD di Sleman
- 23 Apr 2026 00:25 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Pemkab Sleman resmi memulai program TNI manunggal membangun desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun anggaran 2026 di Kalurahan Sendangrejo, Minggir, Rabu, 22 April 2026. Program ini nantinya akan dilaksanakan selama 30 hari hingga 21 Mei 2026.
Komandan Kodim 0732 Sleman Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho mengatakan TMMD Sengkuyung Tahap 2 turut menyasar pembangunan fisik dan nonfisik. Pembangunan fisik meliputi talud jalan dua sisi sepanjang 1.040 meter, pembuatan tiga titik gorong-gorong, dan pembangunan satu unit rumah tidak layak huni (RTLH). Sementara, sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan penyuluhan Kamtibmas.
“Ada pula penyuluhan pencegahan stunting dengan meningkatkan peran Posyandu dan Posbindu penyakit tidak menular,” katanya, Rabu, 22 April 2026.
Nantinya, program TMMD Sengkuyung Tahap 2 ini akan dikerjakan oleh 1 satuan setingkat peleton (SST) TNI dan dibantu oleh masyarakat Kalurahan Sendangrejo. Sementara, total anggaran yang dialokasikan adalah Rp 525 juta. Terdiri dari APBD DIY sebesar Rp 75 juta, APBD Kabupaten Sleman sebesar Rp 450 juta, serta swadaya masyarakat berupa tenaga sejumlah kurang lebih 20 orang per hari. “Dan logistik senilai Rp 30 juta,” ucapnya.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengaku menyambut baik serta mengapresiasi program TMMD yang digelar di Kabupaten Sleman. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat besar yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Dia berharap program ini dapat meningkatkan perekonomian, keamanan, dan kesejahteraan warga Sendangrejo dan sekitarnya.
"Ini merupakan sinergi yang baik antar pemangku kebijakan di Kabupaten Sleman, yang tujuannya adalah untuk menyejahterakan masyarakat," kata Harda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....