Permintaan Telur Bebas Sangkar Meningkat

  • 22 Apr 2026 11:15 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Animal Friends Jogja (AFJ) menggelar sarasehan dengan peternak Kabupaten Gunungkidul, tentang sistem bebas sangkar untuk kesejahteraan hewan. Sebab kini, terjadi peningkatan permintaan telur bebas sangkar.

Direktur Program Advokasi Kesejahteraan Hewan yang Diternakkan AFJ Elly Mangunsong, menekankan prinsip kesejahteraan untuk hewan yang diternakkan. Salah satunya memiliki ruang untuk mengekspresikan perilaku alami mereka.

”Seperti bergerak, bertengger dan bersarang,” katanya melalui siaran pers tertulis, Rabu, 22 April 2026. ”Ketiga hal tersebut sulit terpenuhi, dalam sistem kandang baterai, yang faktanya hingga kini masih banyak digunakan para peternak.”

Di Indonesia, dasar hukum tentang kesejahteraan hewan ada di Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Peraturan Menteri Pertanian No. 32 Tahun 2025. Anom Yusuf dari Global Food Partners menyebut manajemen pemeliharaan ayam petelur bebas sangkar, untuk skala kecil hingga menengah.

”Termasuk pengelolaan kandang, pakan, serta tantangan penerapannya di tingkat peternak,” katanya.

Sementara itu, Animal Welfare Specialist AFJ drh Aisah Nurul Fitri menekankan pentingnya memperhatikan kesehatan ayam petelur, dalam penerapan sistem bebas sangkar. Sehingga, produktivitas dan kesejahteraan bisa berjalan bersama.

Ketua Kelompok Peternak Tri Manunggal Bhakti, Agung Setyoleksono mengakui, saat ini konsumen lebih selektif memilih produk hewani untuk asupan sehari-hari. Mereka memilih produk, yang betul-betul memperhatikan kesejahteraan hewan.

”Ini membuka peluang bagi peternak untuk mengembangkan sistem produksi yang memperhatikan kesejahteraan hewan,” katanya. ”Namun tanpa dukungan yang terarah, kesenjangan antara permintaan dan pasokan berpotensi semakin melebar.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....