Hasil Menabung, Para Siswa GIS Berkurban 5 Sapi dan 45 Kambing Iduladha 1447 Hijriah
- 27 Mei 2026 22:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menanamkan jiwa sosial dan semangat berbagi sejak dini, Global Islamic School (GIS) 3 Yogyakarta kembali menggelar pemotongan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu, 27 Mei 2026. Total ada 5 ekor sapi dan 45 ekor kambing yang disembelih pada momen ini.
Ketua Panitia Iduladha 1447 H, GIS 3 Yogyakarta, Rara Agista Olivantina mengatakan, hewan kurban yang disembelih pada momen Hari Raya Iduladha ini sepenuhnya merupakan dari para siswa. Menurutnya, sekolah memiliki program tabungan siswa, di mana setiap harinya para siswa menyisihkan rezekinya untuk membeli hewan kurban.
"Kita Ada program tabungan siswa, ini sudah berjalan sekitar 40 hari dari sebelum Idulfitri dari sebelum puasa kita sudah mulai tabungan kurban. Anak-anak menabung setiap harinya lalu nanti ketika hari yang sudah kami tentukan itu nanti mereka akan melakukan penggenapan kurban," katanya, Rabu, 27 Mei 2026.
Rara menjelaskan, kurban dari para siswa ini menjadi upaya GIS 3 Yogyakarta untuk menumbuhkan rasa peduli dan mengasah rasa berbagi. Sehingga kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang memiliki tujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta mempererat kebersamaan di lingkungan GIS 3 Jogja.
Rara menyebutkan, untuk penyembelihan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan, jika dibandingkan Iduladha tahun sebelumnya. Tercatat, pada kurban sebelumnya ada 45 ekor kambing dan 3 ekor sapi, pada Harj Raya Iduladha 1446 H meningkat menjadi 45 ekor kambing dan 5 ekor sapi.
Lebih lanjut Rara menyebutkan, melalui tabungan kurban, para siswa dibiasakan untuk menabung secara bertahap, sebagai bagian dari persiapan ibadah kurban. Disamping itu, juga mengajarkan bahwa setiap keinginan membutuhkan sebuah proses.
"Tidak hanya langsung tiba-tiba beli hewan nih, jadi ada prosesnya yaitu proses menabungnya begitu," ucapnya.
Daging kurban dari para siswa ini, dijelaskan Rara, didistribusikan kepada masyarakat di sekitar sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta sejumlah pihak lain yang membutuhkan. Proses pendistribusian dilakukan sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian dan semangat berbagi yang menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat di GIS 3 Jogja.
"Kalau kami sekarang sekitar 500 siswa dari grup, TK, SD, dan juga SMP, terus ini nanti daging kurban itu akan dibagikan ke warga sekitar tentunya, lalu kepada sohibul dan juga kepada permintaan-permintaan dari beberapa katakanlah panti asuhan dan lain-lain sebagainya," ujarnya.
Menginjak tahun keempat pelaksanaan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 H, GIS 3 Yogyakarta lanjut Rara, terus berupaya tidak hanya menjalankan ibadah kurban, tetapi juga berusaha menanamkan nilai tanggung jawab sosial kepada seluruh warga sekolah. Di samping itu, momentum Iduladha turut menjadi sarana pembelajaran untuk memahami pentingnya kepedulian sosial, kebersamaan, dan berbagi dengan masyarakat sekitar.
Selain berkurban, Rara menyebutkan, pelaksanaan salat Iduladha 1447 hijriah juga digelar salat Id bersama yang diikuti tidak hanya siswa, tetapi juga guru serta orang tua. Pelaksanaan salat Id di GIS 3 Jogja tahun ini menghadirkan suasana yang berbeda, karena yntuk pertama kalinya, imam dan khatib berasal dari luar sekolah, yakni Ust. Hamdi Putra Ahmad, S.Ag., M.Phil., Dekan Fakultas Dirasah Islamiyah Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta.
Dalam khotbahnya, beliau menyampaikan bahwa penyembelihan hewan kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah, tetapi juga sebagai upaya untuk menghilangkan sifat-sifat buruk dalam diri manusia.
Melalui berbagai kegiatan berbasis nilai-nilai Islam, GIS 3 Jogja terus mendorong pembentukan karakter siswa yang unggul, baik secara akademik maupun spiritual. Di GIS 3 Jogja, pembelajaran dirancang agar pengembangan potensi akademik berjalan beriringan dengan penguatan nilai keislaman. Perayaan Iduladha ini menjadi salah satu langkah konkret sekolah dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan memiliki fondasi iman yang kokoh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....