Pastikan Keselamatan, Daop 6 Gelar Sosialisasi Soal Perlintasan Sebidang Liar
- 18 Apr 2026 15:21 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – PT KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan keselamatan menjadi aspek yang utama. Diantaranya dengan melakukan sosialisasi, penutupan perlintasan sebidang liar, hingga pemasangan alat pengeras suara.
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyebut pihaknya telah berhasil menutup tiga perlintasan sebidang liar. Diantaranya adalah di lintas Solo Kota–Sukoharjo KM 6+2/3 serta lintas Sukoharjo–Pasarnguter di KM 17+7/8 dan KM 17+8/9.
Penutupan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam meminimalisir potensi kecelakaan serta meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah menggelar 217 kegiatan sosialisasi. Sebanyak 217 sosialisasi dilaksanakan di perlintasan sebidang dan 5 sosialisasi digelar di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di sekitar jalur kereta api,” kata Feni, Sabtu, 18 April 2026.
Feni menambahkan, Daop 6 Yogyakarta juga telah memasang perangkat pengeras suara atau audio umbauan keselamatan di 9 titik perlintasan. Pengeras suara ini untuk memudahkan pemberian pemahaman dan penyampaian informasi secara langsung di lapangan.
Fasilitas ini diharapkan mampu memberikan peringatan dini kepada pengguna jalan agar tertib mematuhi rambu-rambu dan lebih waspada saat berada di perlintasan kereta api.
Feni menuturkan keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Melalui berbagai upaya seperti penutupan perlintasan tidak resmi, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, pemasangan perangkat imbauan keselamatan, serta pembinaan berkelanjutan kepada petugas di lapangan, diharapkan dapat menekan potensi kecelakaan dan meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dengan disiplin mematuhi rambu dan aturan saat melintas di perlintasan sebidang demi keselamatan bersama,” ujar Feni.
Feni menambahkan, peningkatan kompetensi petugas penjaga perlintasan (PJL) juga menjadi perhatian utama. Pihaknya telah melaksanakan pembinaan PJL hingga angkatan ke-7 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM dalam menjaga keselamatan di perlintasan. Daop 6 Yogyakarta juga berkolaborasi dengan para petugas di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan di berbagai titik.
“Jajaran manajemen Daop 6 Yogyakarta secara konsisten melakukan monitoring dan evaluasi langsung ke lapangan setiap bulannya melalui kegiatan Tilik Perlintasan Sebidang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh petugas menjalankan tugas sesuai prosedur serta memberikan pembinaan secara langsung guna meningkatkan kinerja dan kesiapsiagaan di lapangan,” ucap Feni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....