Optimalkan Sosialisasi P4GN sejak Dini, BNN Sleman Sasar Pelajar dan Tempat Wisata
- 15 Apr 2026 14:12 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman berupaya untuk mengoptimalkan sosialisasi mengenai pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN). Sosialisasi turut menyasar semua kalangan, mulai dari pelajar SD hingga SMA, ataupun pegawai negeri dan swasta. Edukasi mengenai pencegahan narkotika juga turut menyentuh hingga ke masyarakat akar rumput, kawasan pasar tradisional, ataupun ke organisasi masyarakat.
Kepala Subbagian Umum BNNK Sleman Dayu Purnama menjelaskan edukasi mengenai pencegahan penyalahgunaan narkotika perlu dilakukan sejak dini. Dengan demikian, nantinya generasi ke depan memiliki ketahanan antinarkoba. Dayu menyebut, BNNK Sleman memiliki cara unik untuk mengedukasi siswa, salah satunya melalui kegiatan upacara bendera.
“Di situ (BNNK Sleman) sebagai pembina upacara dengan harapan kita memperkenalkan dulu BNN Sleman itu apa dan kemudian apa yang harus dilakukan tips-tipsnya kalau misalkan ada orang yang menawarkan barang-barang asing, makanan-makanan yang aneh-aneh itu kan sebaiknya dihindari,” ujar Dayu, Rabu, 15 April 2026.
Dayu menyebut, selain menggelar upacara bendera pihaknya juga kerap ke sekolah untuk menyampaikan edukasi melalui komik dan karikatur antinarkoba. Edukasi juga disampaikan dengan cara story telling. Menurut Dayu, ini menjadi cara yang humanis untuk mengajak pelajar menghindari narkoba. BNNK Sleman juga berupaya untuk mengikuti tren dan kebiasaan anak muda dengan melakukan sosialisasi melalui konten yang menarik di sosial media. Dayu menilai, edukasi sejak dini ini penting dilakukan mengingat modus penggunaan narkotika yang kini juga mulai berkembang.
“Jadi saat ada ajakan untuk pakai narkoba, mereka (pelajar) sudah memiliki ketahanan mental untuk menolak,” ucapnya.
Selain fokus pada pelajar, edukasi antinarkoba ini juga menyasar pada masyarakat yang lebih luas. Misalnya dengan memanfaatkan operasional mobil edukasi keliling yang turut memberikan sosialisasi bak informasi SIM keliling. BNNK Sleman juga berupaya untuk menyentuh hingga ke tingkat akar rumput untuk melakukan penyuluhan antinarkoba. Di samping itu, Dayu mengatakan BNNK Sleman juga menyasar hingga ke berbagai destinasi wisata di Sleman. Ini tak lepas dari potensi peredaran narkotika di Sleman mengingat tingginya mobilitas wisatawan.
“Pilot projectnya tahun lalu di Ledok Sambi. Setiap bulan pasti kami buka stand di sana dan juga kita akan ada foto booth antinarkoba. Jadi nanti para pengunjung bisa juga foto nanti di-tag ke kita. Di foto booth terdapat imbauan antinarkoba. Jadi secara tidak langsung mereka juga ikut menyuarakan kampanye antinarkoba,” kata Dayu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....