Keracunan MBG Terjadi Lagi di Bantul, 80 Orang Jadi Korban

  • 15 Apr 2026 12:42 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Kasus keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah Bantul. Setidaknya 78 siswa dan dua guru di Kapanewon Jetis harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bantul, Hermawan Setiaji menjelaskan, insiden keracunan di dua sekolah tersebut terjadi pada Selasa, 14 April 2026. Dua sekolah itu yakni SMPN 3 Jetis dan SMP Muhammadiyah Pulokadang.

“Untuk di SMP 3 Jetis korbannya berjumlah 77 siswa dan dua guru. Lalu satu korban lagi dari SMP Muhammadiyah Pulokadang,” ucapnya.

Hermawan menyebut, korban yang diduga keracunan MBG adalah yang mengonsumsi menu MBG pada Senin, 13 April 2026. Menu MBG yang disantap kala itu yakni nasi, ayam bakar, sayur sawi, tahu goreng, dan buah semangka.

“Jadi menu yang dikonsumsi itu adalah MBG pada hari sebelumnya. Pada hari berikutnya baru siswa mengalami gejala mual, pusing, muntah, dan diare,” katanya.

Melihat siswanya mengalami gelaja tersebut, pihak sekolah selanjutnya membawa mereka ke Puskesmas Jetis. Beruntung, tidak ada siswa yang menjalani rawat inap.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Samsu Aryanto menyatakan, jumlah korban dimungkinkan bisa bertambah. Sebab, SPPG yang berada di Jalan Parangtritis KM 15 tersebut, juga melayani sekolah lainnya.

“Untuk SPPGnya sendiri informasinya melayani sekitar 25 sekolah. Yang jelas dugaan keracunan MBG itu tidak saja menimpa siswa, akan tetapi juga ada guru yang juga mengalami gejala yang sama,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....