Nikmat Iman Karunia Allah Membawa Ketenangan Hati

  • 14 Apr 2026 12:53 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sesungguhnya ni'mat iman itu tidak bisa dipaksakan kepada seseorang agar mengikuti apa yang menjadi keyakinan orang lain. Tidak ada paksaan di dalam agama Islam. Tetapi sesungguhnya Allah SWT yang memberikan petunjuk kepada setiap insan.

Nikmat iman merupakan karunia terbesar dari Allah SWT kepada orang yang dikehendakinya, untuk bisa merasakan keindahan iman yang ada didalam hati setiap mukmin. Orang yang merasakan nikmat iman dalam melaksanakan ketaqwaan kepada Allah akan merasakan ketenangan dan kedamaian, rasa syukur didalam hatinya.

Maka seorang da'i, seorang ustad, seorang mubaligh, seorang Kiai juga tidak bisa membuat seseorang menjadi beriman, karena sesungguhnya yang bisa membuat manusia beriman hanyalah Allah SWT.

Menurut Fadlun Amin,S.Si.MA dari PW Muhammadiyah DIY, ketika menjadi narasumber program Mutiara Pagi di Programa 1 RRI Yogyakarta Selas,14 April 2026, mengatakan Sesungguhnya engkau tidak akan bisa memberikan petunjuk kepada orang yang engkau cintai.

Nikmat iman adalah harta terbesar dan tidak bisa diberikan kepada seseorang meski untuk orang yang dicintai. Sebagai contoh Rasulullah s.a.w sendiri Nabi utusan Allah tidak bisa membuat pamannya untuk beriman.

"Kemudian Asyiah juga tidak bisa membuat iman suaminya Fir'aun, Nabi Ibrahim alaihi salam tidak bisa membuat iman ayahnya dan Nabi Nuh alaihi salam juga tidak bisa membuat iman kepada istri dan anaknya.Hanya Allah SWT yang bisa membuat iman kepada manusia,"ujarnya.

Lebih lanjut Fadlun menjelaskan ketika iman sudah merasuk di dalam hati manusia kemudian mengucapkan dengan lisan dan dengan rasa iklas pasti melaksanakan ibadah dengan betul-betul karena nikmat Iman dari Allah yang tiada terkira itu.

Apa yang dimiliki manusia di dunia ini baik berupa harta, jabatan, perhiasan dunia tentu tidak bisa disandingkan dan tidak ada nilainya jika dibandingkan dengan nikmat iman yang ada di dalam hati setiap insan. Maka mukmin yang hidup berarti di dalam hatinya pasti ada cahaya keimanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....