Siswa SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Minta Maaf, Akui Video Viral Tak Sesuai Fakta

  • 08 Apr 2026 17:09 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Siswa SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Bayu Elnino, menyampaikan klarifikasi setelah videonya viral di media sosial. Klarifikasi tersebut diunggah melalui akun Instagram pribadinya @bayuekni dan akun resmi sekolah @smamugajogja.

Bayu menyatakan bahwa isi video sebelumnya tidak benar. Ia mengaku sebagai pihak yang membuat narasi terkait isu pelengseran Ketua OSIS usai mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga menegaskan bahwa klarifikasi yang disampaikannya tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

"Dengan ini, tanpa paksaan dari pihak mana pun, saya mengklarifikasi. Pertama, di SMA kami tidak ada yang namanya organisasi OSIS," kata Bayu dalam video klarifikasi yang diunggah Senin, 6 April 2026.

Bayu menjelaskan, organisasi di sekolahnya adalah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), bukan OSIS. Ia juga menyebut dirinya saat ini duduk di kelas 12 dan tidak menjabat sebagai Ketua OSIS.

"Pertama, di SMA kami tidak ada yang Namanya organisasi OSIS. Kedua, saya tidak menjabat atau tidak mengikuti organisasi apa pun. Ketiga, saya kelas 12, dan baru tahun ini sekolah mendapatkan Makan Bergizi Gratis. Selanjutnya, saya juga penerima manfaat Makan Bergizi Gratis," ujarnya.

Selain itu, ia membantah adanya tekanan dari pihak mana pun."Kelima, tidak ada pihak dari Badan Gizi Nasional yang mendesak kepada saya," kata Bayu.

Ia menjelaskan, pernyataan dalam video sebelumnya tidak sesuai fakta, termasuk soal pelengseran jabatan. Ia lantas menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang dibuatnya.

"Yang selanjutnya, tidak benar pernyataan yang saya sampaikan kemarin dan tidak benar adanya pelengseran atau kudeta sama sekali. Yang terakhir, tidak ada surat keputusan pemberhentian apa pun terkait dengan diri saya. Maka dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya dari hati yang terdalam," ujarnya, menambahkan.

Respons Pihak Sekolah

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Muflikh Najib membenarnya adanya klarifikasi tersebut. Pihaknya juga telah memanggil yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan.

"Semuanya sudah jelas. Bayu sudah membuat video klarifikasi terkait apa yang sudah dilakukan dan Alhamdulillah clear semuanya. Dari pihak orang tua juga sudah kami panggil dan menyatakan memang itu kesalahan putranya," kata Najib, Selasa, 7 April 2026.

Najib kembali menegaskan bahwa Bayu bukan pengurus IPM. Ia mengatakan, Bayu memang sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum IPM saat kelas 10 pada 2023-2024. Namun, kini Bayu yang telah berada di kelas 12 tidak menduduki jabatan apa pun.

"Di kelas 10 memang Mas Bayu pernah menjabat sebagai Ketua 1 atau Wakil Ketua Umum IPM, tahun 2023-2024, tapi hanya menjabat sementara beberapa bulan saja, kemudian Mas Bayu mengundurkan diri. Sehingga di kelas 10 itu tidak tuntas masa jabatannya," ujarnya.

Viral di media sosial

Sebelumnya, video yang memperlihatkan sosok pemuda yang memperkenalkan diri sebagai Bayu, mengaku dilengserkan dari jabatan Ketua OSIS, viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah di media sosial X tersebut, ia mengaku diberhentikan secara sepihak karena mengkritik program MBG yang dinilai sebagai pemborosan anggaran. Cuitan itu pun langsung viral dan mendapatkan beragam komentar dari warganet.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....