Harga Plastik Melonjak, DKUKMPP Bantul Imbau Pedagang Cari Alternatif Kemasan

  • 07 Apr 2026 23:52 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Harga kantong plastik di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Menanggapi fenomena tersebut, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, meminta pelaku usaha untuk mencari alternatif metode pengemasan produk.

Kepala DKUKMPP Bantul Prapta Nugraha menyatakan, salah satu cara yang bisa diterapkan yakni penggunaan bahan ramah lingkungan seperti tas belanja. Dengan metode ini, beban biaya untuk menyediakan kantong plastik bagi konsumen bisa ditekan.

“Beberapa toko saat ini sudah ada yang tidak menggunakan plastik untuk pembungkus. Jadi konsumen membawa tas belanja sendiri. Ini bisa menjadi solusi untuk meyiasati lonjakan harga plastik sesuai dengan kemampuan pedagang,” ucapnya kepada RRI, Selasa, 7 April 2026.

Selain itu, pihaknya juga menekankan agar pelaku usaha melakukan langkah antisipatif terkait biaya produksi. Sehingga, melonjaknya harga plastik tidak membebani usaha mapun daya beli masyarakat.

“Harapannya memang pada pelaku usaha dapat mengantisipasi terkait dengan biaya produksi dan juga kebutuhan yang digunakan untuk pengemasan. Sebisa mungkin produk yang dihasilkan tidak terlalu tinggi harganya. Sehingga usaha dapat tetap jalan masyarakat juga tidak terbebani,” katanya.

Lebih lanjut, DKUKMPP Bantul akan terus melakukan pemantauan di lapangan. Mengingat, kondisi ini belum bisa dipastikan kapan akan berakhir.

“Untuk sementara kami melakukan pemantauan baik di pasar, PKL, UMKM, dan lokasi lainnya. Karena kami juga tidak tahu sampai kapan kenaikan harga ini, karena sebagian memang imbas dari konflik geopolitik di luar negeri,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....