Suasana Syahdu Iringi Ribuah Orang saat Salat Idulfitri di UIN Sunan Kalijaga
- 22 Mar 2026 10:58 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Laboratorium Agama Masjid Sunan Kalijaga menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri yang dihadiri ribuan jamaah dari berbagai kalangan.
Dari pantauan RRI, sejak pagi hingga salat eid dimulai sekitar pukul 06.30 berkumandan alunan suara takbir seiring dengan jamaah yang berduyun-duyun menempati saf yang telah disiapkan panitia. Jamaah putra menempati lantai satu dan dua masjid, sementara jamaah putri berada di area selasar.
Pada kesempatan tersebut, panitia mengusung tema khutbah Memulihkan Martabat Manusia, Menghapus Sifat Tercela, Meraih Takwa. Bertindak sebagai imam yakni M. Abdul Latif dari Masjid Jenderal Sudirman, sedangkan Ketua Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Makhrus Munajat, bertindak sebagai khatib.
Selama pelaksanaan salat, jamaah tampak khusyuk hingga khutbah selesai. Usai salat, suasana kehangatan Idulfitri terlihat ketika jamaah saling berjabat tangan, mengabadikan momen dengan berfoto, hingga berkumpul dengan keluarga dan kerabat.
Salah satu dari ribuan jamaah yakni Daddy Setiawan, jamaah asal Jakarta, mengaku baru pertama kali melaksanakan Salat Idulfitri di masjid tersebut bersama keluarganya. Ia menilai suasana ibadah terasa syahdu dengan lantunan takbir dan selawat yang berkumandang.
“Suasananya syahdu, karena terdengar banyak takbir dan sholawart, jadi terasa sangat syahdu sekali,” ujarnya saat ditemui.

Ia memilih melaksakan Salat Idulfitri dimasjid tersebut lantaran kapasitas masjid yang besar dinilainya akan menghadirkan nuansa persaudaraan yang lebih terasa. “Lebih banyak jemaah yang datang jadi lebih terasa kan persaudaraannya gitu, Juga aksesnya kan lebih mudah di sini,” katanya.
Sementara itu, Pengurus Harian Masjid UIN Sunan Kalijaga, Muhammad Alfian Ramadhani, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari oleh panitia yang merupakan mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan takmir agar pelaksanaan berjalan lancar.
Ia memperkirakan jumlah jamaah yang hadir mencapai lebih dari 4.000 orang, tersebar di lantai satu, lantai dua, serta area selasar masjid. “Mungkin sekitar 4.000 lebih ya. Karena kuota kita lantai satu, lantai dua, dan selasar 4.000 jamaah,” katanya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....