Muhammadiyah Siapkan 1.374 Lokasi Salat Id di Yogyakarta

  • 19 Mar 2026 18:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah jauh-jauh hari menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Hal itu didasarkan pada ketetapan 1 Syawal 1447 H melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.

Sebagai persiapan menyambut Hari Raya yang penuh makna ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) telah menyiapkan 1.374 lokasi pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang tersebar di kota dan kabupaten se-DIY.

Dengan sebaran lokasi yaitu Kabupten Kulonprogo 181, Kabupten Sleman 303, Kota Yogyakarta 236, Kabupten Gunungkidul 378 dan Kabupten Bantul 276 Lokasi. Arif Jamali Muis, Sekretaris PWM DIY menyampaikan pesan penyiapan lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H ini diperuntukkan bagi masyarakat yang berlebaran tanggal 20 Maret 2026.

“Harapan dan komitmen Muhammadiyah DIY adalah mewujudkan salat Id minim sampah (Zero Waste Ied) sebagai bentuk dakwah lingkungan (ekoteologi) agar ibadah lebih khusyuk, bermakna, dan diridai Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Humas PWM DIY, Budi Santoso, Rabu, 18 Maret 2026, meminta agar warga Muhammadiyah menjaga ketertiban. Dimulai dari perayaan malam takbir hingga pelaksanaan salat Id. “Yang terpenting mari kita bertoleransi di tengah perbedaan Idulfitri tahun ini,” ucapnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir meminta agar momentum 1 Syawal dijadikan hari besar untuk berbagi, peduli, dan membangun persaudaraan melintas. Terutama bagi saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang masih merasakan penderitaan akibat banjir Sumatra beberapa waktu lalu.

“Dengan demikian, kita setiap insan yang berpuasa maka menjadi orang yang selalu mudah berbagi, peduli, simpati dan empati pada saudara kita, lebih-lebih bagi mereka yang sedang memerlukan. Termasuk bagi saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat yang terkena musibah banjir, maupun di tempat lain,” kata Haedar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....