Kemenag Siapkan Masjid Ramah Pemudik Idulfitri
- 05 Mar 2026 12:21 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Program Masjid Ramah Pemudik (MRP) digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Rakor tersebut diselenggarakan di Aula Kemenag Sleman, Rabu, 4 Maret 2026.
Rapat koordinasi diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Kegiatan ini dihadiri oleh takmir dari 40 masjid ramah musafir, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sleman dan Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Sleman.
Rapat ini diselenggarakan sebagai bentuk program Mudik dalam rangka mensukseskan mudik tahun 2026. Tema dari rapat koordinasi adalah Menyala (Mudik Menyenangkan, Nyaman, Aman dan Lancar).
Mengutip dari sumber Kementerian Agama, dalam arahan Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan selama arus mudik. Prof Nasaruddin Umar mengimbau seluruh umat Islam yang melaksanakan mudik Idul Fitri agar mengutamakan keselamatan dalam perjalanan, mematuhi tuntutan syariat, khususnya menjaga pelaksanaan ibadah salat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Sleman H. Nadhif, S.Ag., M.S.I. mengatakan program dari Kementerian Agama merupakan bentuk komitmen negara dalam memfasilitasi para pemudik agar dapat beristirahat dengan aman dan nyaman selama perjalanan. Fasilitas terdiri dari 40 masjid di jalur mudik strategis wilayah Sleman sebagai masjid ramah pemudik.
“Kemenag berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Baznas, hingga DMI. Dinas Kesehatan bertanggung jawab pada layanan kesehatan, sementara DMI menjadi tuan rumah dalam pengelolaan masjid, “ujarnya.
Nadhif menegaskan masjid ramah pemudik diharapkan sudah siap melayani masyarakat sejak H-10 hingga H+10 Idul Fitri. Program ini sebagai wujud pengjormatan kepada tamu atau pemudik yang singgah di Sleman.
“Kehadiran pemudik memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Jika mereka merasa disambut dengan baik, akan muncul kesan positif tentang Sleman sebagai daerah yang ramah, “katanya.
Ia juga menambahkan ke depan program mudik akan ditingkatkan menjadi masjid ramah musdafir sepanjang tahun. Peran masjid sebagai pusat pelayanan umat yang aman dan nyaman. Sekaligus berkontribusi pada penguatan kesejahteraan ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....