Produktif di Usia Senja, Raup Cuan lewat Keterampilan Tangan

  • 04 Mar 2026 15:03 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Usia senja tak menyurutkan semangat para lansia di Rumah Pelayanan Sosial (RPS) Lanjut Usia Budi Dharma Kota Yogyakarta untuk tetap produktif. Sepekan sekali, para simbah ini rutin mengasah keterampilan dengan membuat kerajinan tangan berbagai aksesosris. Mulai dari gelang, gantungan kunci, hingga produk rajut.

Kasubag TU UPT RPS Lanjut Usia Budi Dharma Sedyawati menjelaskan kegiatan meronce hingga merajut ini menjadi salah satu cara yang ditempuh para lansia untuk mencegah kepikunan. Tak berhenti sampai situ, produk kerajinan tangan juga dijual dan dipasarkan. Harganya bervariasi, mulai dari belasan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Pemasaran dan penjualan memang belum dalam skala besar, hanya melalui status WhatsApp.

Selain itu, produk aksesoris buatan lansia ini juga dipajang di RPS Lanjut Usia Budi Dharma dan bisa dibeli langsung oleh para tamu yang kebetulan tengah berkunjung. Sedyawati mengatakan ini cukup memberikan motivasi bagi lansia untuk terus berkarya. Lantaran mereka akan mendapatkan hasil secara langsung usai produk berhasil terjual.

“Awalnya hanya tiga, empat orang. Sekarang mulai bertambah karena mungkin melihat teman-temannya terima uang. Jadi getok tularnya itu dari situ. Mereka merasa kalau mau berkarya itu bisa menghasilkan. Jadi motivasi mereka akan muncul pada saat mereka menerima cuan-cuan dari pengunjung,” kata Sedyawati saat ditemui di RPS Lanjut Usia Budi Dharma baru-baru ini.

Sedyawati mengatakan, sejatinya kegiatan meronce hingga merajut ini sudah lama dilakukan. Namun, baru sejak dua tahun terakhir ini hasil kerajinan tangan itu dijual dan menghasilkan uang.

Semula, ada instruktur yang mendampingi lansia untuk membuat kerajinan tangan. Namun, sejalan dengan anggaran yang dipangkas, peran instruktur dijalankan oleh pekerja sosial (peksos) di bawas Dinas Sosial Kota Yogyakarta yang bertugas di RPS Lanjut Usia Budi Dharma.

“Semangat awalnya itu saya hanya kepingin mereka mengisi waktu dan mengurangi kepikunan dini,” ucap Sedyawati.

Salah satu lansia, Siti Jumilah mengaku senang saat membuat berbagai produk kerajinan tangan. Ini menjadi cara bagi Siti untuk tetap produktif meski usianya tak lagi muda. Biasanya, dia rutin membuat cincin, gelang, gantungan kunci, hingga kalung. Menurut Siti, tak sulit untuk menghasilkan sebuah produk aksesoris.

Lansia 80 tahun ini mengatakan, aktivitas meronce juga bisa melatih kesabaran hingga mencegah kepikunan. Dia mengaku sudah menerima uang hasil penjualan yang dia manfaatkan untuk membeli kebutuhan pribadinya.

“Untuk keperluan jajan. Ada keperluan lain yang tidak dapat dari panti, ya senanglah dapat tambahan uang saku,” ujar Siti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....