MES DIY Anugerahkan Penghargaan untuk Ustaz Muhammad Jazir ASP
- 28 Feb 2026 10:33 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menganugerahkan penghargaan kepada almarhum Ustaz Muhammad Jazir ASP atas dedikasinya dalam pengembangan manajemen masjid dan pemberdayaan ekonomi umat. Penghargaan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan bertema Membangun Ekonomi Syariah yang Inklusif.
Kegiatan yang digelar MES DIY bersama Bank Indonesia itu berlangsung dalam agenda Sosialisasi CBP Rupiah, QRIS dan Perlindungan Konsumen, yang menjadi bagian dari Innovation Award Ust. Muhammad Jazir ASP & Silakwil MES DIY 2026. Acara dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2 Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY.
Ketua Umum MES DIY, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas kontribusi almarhum dalam membumikan ekonomi syariah melalui masjid.
“Kita berkumpul bukan hanya untuk mengenang, tetapi untuk memberikan penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seorang tokoh yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kemakmuran masjid dan kebangkitan ekonomi umat,” ujarnya.
Menurutnya, almarhum Ustaz Jazir membuktikan bahwa ekonomi syariah tidak hanya berkembang dalam forum akademik dan regulasi, tetapi dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat melalui pengelolaan Masjid Jogokariyan.
Salah satu gagasan yang dikenal luas adalah prinsip “saldo infak masjid nol rupiah”, yakni dana umat tidak boleh mengendap tanpa manfaat, melainkan harus segera kembali kepada jamaah dalam bentuk program pemberdayaan.
“Dana infak harus kembali kepada jamaah dalam bentuk program nyata yang dibutuhkan umat,” katanya.
Dari prinsip tersebut lahir berbagai program seperti ATM beras untuk warga kurang mampu, bazar dan pasar Ramadan bagi UMKM jamaah, usaha katering komunitas, angkringan jamaah, hingga pengembangan wakaf produktif.
MES DIY menganugerahkan gelar Sang Inovator dan Konseptor Manajemen Masjid kepada almarhum. Penghargaan ini dinilai sebagai pengakuan atas dedikasi, integritas, dan keberanian dalam menghadirkan model ekonomi syariah berbasis masjid.
Edy juga mengajak seluruh pengurus masjid, akademisi, pelaku industri halal, lembaga keuangan syariah, dan pemerintah daerah untuk menjadikan model ekonomi masjid sebagai arus utama dalam pengembangan ekonomi syariah di Yogyakarta.
“Mari kita bangun jaringan masjid produktif. Mari kita dorong wakaf progresif. Mari kita jadikan masjid sebagai pusat ekosistem ekonomi syariah,” ucapnya.
Melalui momentum ini, MES DIY berharap semangat inovasi yang diwariskan almarhum Ustaz Muhammad Jazir ASP dapat terus dilanjutkan dalam penguatan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....