Hingga Juli 2026, Pendaftaran Perseroan Perorangan di DIY Tembus 1.043 Permohonan

  • 06 Agt 2026 22:06 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY mencatat tren positif pendaftaran Perseroan Perorangan sepanjang tahun 2026. Pada periode Januari-Juli 2026, total pendirian Perseroan Perorangan di wilayah DIY telah mencapai 1.043 badan usaha.

Khusus pada bulan Juli 2026, terdapat 153 pelaku usaha yang resmi mendaftarkan usahanya menjadi Perseroan Perorangan. Angka ini menunjukkan tingginya kesadaran para pelaku usaha lokal di DIY untuk memiliki legalitas hukum resmi bagi bisnis mereka.

Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto menyebutkan, kemudahan akses pendaftaran menjadi salah satu faktor utama pendorong peningkatan jumlah tersebut. Pendaftaran badan hukum ini dirancang untuk mendukung iklim usaha yang inklusif dan akuntabel.

"Layanan pendaftaran Perseroan Perorangan memberikan kemudahan nyata bagi para pelaku usaha mikro dan kecil untuk memperoleh status badan hukum secara mandiri tanpa memerlukan akta notaris," ujar Agung, Rabu, 5 Agustus kemarin.

Agung menambahkan, biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang sangat terjangkau turut memicu antusiasme masyarakat. Pelaku usaha hanya dikenakan tarif PNBP sebesar Rp50.000 untuk proses pendirian Perseroan Perorangan.

"Hanya dengan biaya PNBP sebesar Rp50.000, para pelaku usaha di DIY sudah bisa mengantongi sertifikat resmi pendirian Perseroan Perorangan. Langkah ini membuka peluang pembiayaan dan kemitraan bisnis yang lebih luas," tegas Agung.

Kanwil Kemenkum DIY terus berkomitmen memperluas jangkauan sosialisasi dan pendampingan layanan hukum kepada masyarakat secara berkelanjutan. Upaya ini bertujuan agar semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan fasilitas legalitas resmi dari pemerintah.

Melalui integrasi layanan secara online, masyarakat di seluruh kabupaten dan kota se-DIY dapat mengakses proses pendaftaran kapan saja secara efisien. Tingginya angka pendaftaran hingga pertengahan tahun ini diharapkan mampu memperkuat fondasi perekonomian daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....