Kekerasan Terhadap Anak Masih Terjadi, Ini Pemicunya

  • 28 Feb 2026 04:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kasus kekerasan orang tua terhadap anak, masih menjadi persoalan serius. Banyak yang mengira tindakan tersebut semata-mata dipicu beratnya beban hidup.

Namun, persoalan ini sesungguhnya jauh lebih kompleks dan memiliki akar panjang dalam sejarah psikologis pelaku itu sendiri. Dosen Prodi Psikologi UMY, Novia Fetri Aliza menjelaskan faktor utama kekerasan pada anak.

”Sering kali berkaitan dengan rendahnya keterampilan mengendalikan emosi,” ucapnya, Jumat, 28 Februari 2026. ”Tekanan hidup memang dapat menjadi pemicu, tetapi bukan itu akar persoalan yang paling dominan.”

Sebetulnya, kekerasan memiliki riwayat yang cukup panjang dalam diri seseorang. Faktor ekonomi dan tekanan hidup bisa menjadi pencetus, tetapi ada faktor yang lebih besar.

Yaitu keterampilan mengelola emosi. Selain itu, pengalaman pernah disakiti, mengalami kekerasan. Atau sering berada dalam situasi tertekan juga dapat menjadi penyebab.

Ia menambahkan, tidak sedikit orang tua yang berdalih melakukan kekerasan demi mendisiplinkan anak. Padahal, disiplin dan kekerasan merupakan dua hal yang sangat berbeda.

”Baik dari segi prinsip maupun tujuan,” ucapnya. ”Disiplin tujuannya membentuk perilaku anak secara konstruktif, sedangkan kekerasan kerap menjadi pelampiasan emosi negatif orang tua.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....