Tim Jemput Pangan Bulog DIY Aktif Serap Gabah di Bulan Ramadan
- 24 Feb 2026 17:46 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Perum Bulog Kantor Wilayah DIY ternyata terus bekerja melakukan penyerapan gabah maupun beras. Suasana puasa Ramadan, tak menyurutkan jajaran Perum Bulog Yogyakarta untuk melaksanakan penyerapan gabah petani secara intensif.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Yogyakarta menegaskan, kegiatan yang tetap digencarkan selama bulan puasa adalah bagian dari penugasan pemerintah dalam rangka penguatan cadangan pangan nasional.
“Program itu juga bagian dari target nasional pengadaan sebesar 4 juta ton, dengan target khusus untuk Kanwil Yogyakarta pada tahun 2026 sebesar 195.920 ton setara beras,” kata Dedi, Senin, 22 Februari lalu.
Memasuki bulan Ramadan, aktivitas penyerapan gabah tetap berjalan optimal melalui Tim Jemput Pangan yang secara aktif turun ke lapangan untuk melakukan pembelian langsung dari petani di berbagai wilayah kerja. Upaya ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan nasional tetap terjaga.
“Berdasarkan data realisasi per tanggal 22 Februari 2026, capaian pengadaan gabah dan beras di wilayah kerja Kanwil Yogyakarta telah mencapai 24.111 ton setara beras,” ujarnya.
Jumlah tersebut melampaui target pengadaan hingga akhir Februari 2026 yang ditetapkan sebesar 14.876 ton setara beras. Dengan demikian, capaian serapan telah mencapai sekitar 162 persen dari target yang ditetapkan untuk periode tersebut.
Lebih lanjut Dedi Aprilyadi menyampaikan, pihaknya bersama seluruh jajaran tetap berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah secara maksimal, termasuk pada periode bulan puasa. Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau langsung kegiatan penyerapan gabah petani di wilayah Semin, Kabupaten Gunungkidul.
“Kami bersama jajaran terus melaksanakan penyerapan gabah petani secara optimal, termasuk pada bulan Ramadan. Hal ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk mencapai target yang telah ditetapkan serta mendukung keberlanjutan program swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan capaian serapan yang melampaui target periode Februari tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, Penyuluh Pertanian, mitra penggilingan, serta kelompok tani di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penyerapan di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....