Sri Sultan Dorong KADIN DIY Perkuat Ekonomi Kolaboratif

  • 18 Feb 2026 14:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Kamar Dagang dan Industri DIY didorong berperan sebagai penghubung utama penggerak potensi daerah dengan mengintegrasikan kekuatan ekonomi lintas kabupaten/kota secara kolaboratif dan berkelanjutan. Dorongan itu disampaikan Sri Sultan Hamengku Buwono X saat Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KADIN Kabupaten/Kota se-DIY masa bakti 2026–2031, Sabtu, 14 Februari 2026, sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Ruang Yudhistira, Jogja Expo Center, dipimpin Ketua Umum KADIN DIY GKR Mangkubumi. Acara tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan daerah dan unsur Forkopimda DIY, termasuk Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, Bupati Kulon Progo Agung Setiawan, serta Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

Dalam sambutannya, Sri Sultan menekankan bahwa setiap wilayah di DIY memiliki keunggulan yang berbeda dan saling melengkapi—mulai dari pendidikan dan teknologi di Sleman, industri kreatif dan manufaktur di Bantul, konektivitas logistik di Kulon Progo, potensi agro-maritim dan wisata alam di Gunungkidul, hingga jasa, perdagangan, dan hospitality di Kota Yogyakarta. Karena itu, KADIN diminta menjadi fasilitator aktif yang mampu menghubungkan, menyelaraskan, dan mengarahkan integrasi sumber daya lintas pelaku.

“Kolaborasi yang dibangun adalah proses penciptaan nilai bersama, melalui integrasi sumber daya lintas-aktor. Industri besar, UMKM, lembaga keuangan, perguruan tinggi, serta pemerintah daerah, harus berada dalam satu kesadaran kolektif, bahwa pertumbuhan hanya akan kokoh bila dibangun bersama,” kata Sri Sultan.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan ekosistem ekonomi tak lagi bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus mencakup integrasi produksi, distribusi, pembiayaan, dan inovasi secara simultan. Pertumbuhan inklusif yang memperluas partisipasi ekonomi, menekan kesenjangan, dan membuka mobilitas usaha rakyat menjadi tolok ukur utama.

“Saudara adalah penghubung antara stabilitas dan dinamika. Saudara berada pada posisi untuk mendorong efisiensi logistik, memperkuat kemitraan usaha, serta memastikan, bahwa ekosistem ekonomi DIY, memiliki ketahanan struktural. Ekosistem ekonomi DIY, harus menjadi ruang, di mana kemajuan dan kemanusiaan, berjalan berdampingan,” ujarnya.

Senada, GKR Mangkubumi menyampaikan bahwa DIY memiliki modal sosial, budaya, dan sumber daya manusia yang kuat. Fondasi tersebut menopang tumbuhnya UMKM kreatif, pariwisata berdaya tarik tinggi, sektor pendidikan unggul, serta semangat gotong royong masyarakat. “Tugas KADIN ke depan adalah memastikan seluruh potensi tersebut terhubung dalam sebuah ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap regenerasi pengurus KADIN Kabupaten/Kota se-DIY menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Seluruh jajaran KADIN DIY diajak bekerja dengan integritas dan profesionalisme, mengedepankan kolaborasi, serta menjadikan KADIN sebagai rumah besar dunia usaha yang inklusif, terbuka, dan solutif. “Jadilah jembatan aspirasi pelaku usaha, sekaligus solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dunia usaha,” kata GKR Mangkubumi.

Ketua Panitia Pelantikan dan Pengukuhan KADIN DIY, Timotius Apriyanto, menambahkan bahwa total 264 pengurus KADIN Kabupaten/Kota masa bakti 2026–2031 telah dilantik. Jumlah tersebut dinilai mencerminkan kekuatan SDM potensial untuk mendorong KADIN DIY menjadi lokomotif ekonomi regional. “Kami optimistis KADIN DIY dan KADIN Kabupaten/Kota mampu memperkuat ketahanan UMKM dan industri lokal, mendorong investasi berkualitas, memperluas akses pasar, mempercepat digitalisasi usaha, serta membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Pengukuhan ditandai penandatanganan berita acara, pembacaan ikrar, serta penyerahan Pataka KADIN masing-masing wilayah kepada para ketua KADIN Kabupaten/Kota sebagai simbol amanah dan tanggung jawab kepemimpinan baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....