Pesona Tahun Kuda Api, Kemeriahan Imlek di Yogyakarta Sedot Pengunjung

  • 18 Feb 2026 14:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Nuansa merah menyala dan ornamen khas Tionghoa kini mendominasi atmosfer di Jogja City Mall (JCM). Memasuki Tahun Baru Imlek 2026 yang merupakan Tahun Kuda Api, pusat perbelanjaan di Jalan Magelang ini menyuguhkan kemeriahan yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang kerukunan antarumat beragama di Yogyakarta.

Sejak di pintu masuk, pengunjung sudah disambut dengan gerbang merah raksasa bertuliskan "Gong Xi Fa Cai". Di sisi kanan dan kiri gerbang, terdapat instalasi kuda emas yang gagah, melambangkan shio kuda api tahun 2026. Ratusan lampion merah tampak menggantung simetris di sepanjang koridor langit-langit mall, menciptakan efek visual yang sangat meriah.

Seorang pengunjung asal Banjarnegara, Agung Febri, menyatakan kekagumannya saat pertama kali melangkah masuk ke area atrium mall.

"Untuk dekorasi di JCM tahun ini bagus sekali, merah-merah gitu. Apalagi ini kan tahun kuda, jadi begitu masuk sudah langsung terasa banget suasana Imlek-nya," ujar Agung.

Ia menambahkan bahwa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, suasana kali ini terasa jauh lebih semarak dan mampu menghidupkan semangat baru bagi para pengunjung. Namun, yang membuat perayaan Imlek 2026 di Yogyakarta terasa sangat istimewa adalah posisinya di kalender yang berdekatan dengan awal bulan suci Ramadan.

Pertemuan dua momen besar ini dianggap sebagai simbol kuat toleransi di Kota Pelajar. Ivan Ananto, pengunjung asal Magelang, menyebut fenomena ini sebagai momen langka yang mempererat tali persaudaraan.

"Jujur, ini momen langka buat kita semua. Ada dua umat beragama yang merayakan hari besarnya hampir di waktu yang bersamaan. Setahu saya, hanya selang dua hari setelah Imlek, rekan-rekan Muslim akan mulai menjalankan ibadah puasa pertama," ungkap Ivan saat ditemui di sela-sela aktivitasnya.

Menurutnya, melihat lampion-lampion Imlek yang bersandingan dengan persiapan menyambut bulan puasa memberikan keteduhan tersendiri. Hal ini merefleksikan bagaimana warga Yogyakarta tetap harmonis di tengah keberagaman budaya dan keyakinan.

Area atrium JCM juga dilengkapi dengan panggung pertunjukan megah yang ditata apik dengan latar belakang simbol kuda api dan lampu-lampu dekoratif. Tersedia deretan kursi rapi yang dipenuhi pengunjung untuk menikmati berbagai suguhan acara di panggung, termasuk alunan live music bertema Mandarin yang menambah kental suasana perayaan.

Pihak manajemen mall nampaknya memang ingin menjadikan JCM tidak hanya sebagai tempat belanja, tetapi juga ruang interaksi budaya bagi masyarakat. Dengan statusnya sebagai libur nasional, perayaan Imlek di JCM tahun ini sukses menarik minat warga dari berbagai daerah untuk datang dan mengabadikan momen di berbagai spot foto yang tersedia. Melalui kemeriahan ini, Yogyakarta kembali membuktikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersukacita bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....