Sekolah Ngudi Laras Diharapkan Membangun Lansia yang Tangguh
- 11 Feb 2026 20:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bantul, Ninik Istitarini, secara resmi meluncurkan Sekolah Lansia Ngudi Laras pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan digelar di aula Posyandu Lansia Ngudi Laras, Manding, Sabdodadi, Bantul.
Puluhan lansia tampak antusias menghadiri acara pembukaan. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapat pembekalan tentang cara menjaga kesehatan diri dari penyakit yang kerap menyerang lansia.
Tidak hanya mendapatkan materi secara lisan, lansia juga diajak mengikuti permainan tebak gambar dan senam ringan. Kegiatan senam dengan menggerakkan seluruh tubuh diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik peserta.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bantul, Ninik Istitarini menjelaskan pentingnya Sekolah Lansia.
“Lansia yang kita harapkan itu lansia yang berdaya. Jadi ya sehat, tapi juga tetap produktif. Bukan berarti produktif itu selalu karyanya itu berupa barang misalnya, tetapi apapun yang dia bisa lakukan itu baik untuk dirinya sendiri, itu lansia produktif,” ucap Ninik.
Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Ratna Anita Sari, yang hadir mendampingi jalannya acara. Ia menjelaskan bahwa Sekolah Lansia menjadi salah satu program prioritas Kemendukbangga dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian lansia melalui edukasi berkelanjutan.
“Nah harapan kami kalau untuk lansianya sendiri ini bisa terfasilitasi dengan adanya sekolah lansia ini gitu. Jadi memang salah satu upaya kami itu agar menjadi lansia itu menjadi lansia yang tangguh itu bisa kita lakukan pembinaan melalui sekolah lansia,” ujar Ratna. (aryasena)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....