Disdag Yogyakarta Antisipasi Kenaikan Jelang Ramadan, Ini Langkahnya
- 10 Feb 2026 14:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta melakukan berbagai persiapan menjelang bulan suci Ramadan. Sejumlah agenda rutin kembali digelar pada tahun ini, mulai dari pemantauan harga hingga pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, mengatakan pihaknya secara rutin melakukan monitoring kondisi pasar. Selain itu, pada Februari ini juga dijadwalkan pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan harga.
Kegiatan tersebut akan dilakukan di 14 kemantren yang ada di Kota Yogyakarta. Selain itu, Disdag Kota Yogyakarta juga telah menyiapkan Kios Segoro Amarto untuk menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
“Persiapan Ramadan seperti biasa, rutin nanti akan selalu monitoring dan kita di bulan ini juga akan melakukan operasi pasar dan pasar murah. Kita sudah koordinasi dengan teman-teman Kementerian, kita akan lakukan di 14 kemantren,” ujar Ambar saat ditemui beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Ambar mengungkap, sembako dan hasil pertanian menjadi perhatian khusus karena Yogyakarta tidak memiliki produksi pertanian sehingga bergantung pada pasokan dari daerah lain. Selain itu, pihaknya juga mewaspadai pergerakan harga daging yang sudah mulai mengalami kenaikan di sejumlah daerah lain.
“Yang jelas kalau kita sembako kemudian hasil pertanian, karena kita kan tidak punya pertanian. Jadi pasti itu juga akan berpengaruh seperti bawang merah, bawang putih, cabai itu pasti akan ada kenaikan. Kemudian yang kita waspadai khususnya juga harga daging. Kalau di daerah lain sudah ada kenaikan. Kalau di kita masih stabil saat ini,” ucapnya.
Untuk mengantisipasi kemungkinan kelangkaan pasokan, Disdag Kota Yogyakarta juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah daerah, seperti Kabupaten Bantul dan Sleman. “Kalau kerja sama dengan daerah lain kita sudah melakukan dengan teman-teman Bantul, kemudian dengan teman-teman Sleman. Dan ini sedang penjajakan dengan Kulon Progo,” ujar Ambar.
Kerja sama antardaerah ini menjadi langkah strategis untuk menjaga pasokan tetap aman selama Ramadan dan Lebaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....