Seorang Satpam Jadi Korban Penganiayaan di Nanggulan
- 05 Feb 2026 14:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo – Aksi penganiayaan terjadi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Nanggulan, pada Senin 2 Februari malam. Seorang pemuda berinisial MFM (19), warga Sleman, yang bertugas sebagai satuan pengamanan di rumah sakit tersebut, menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang yang belum diketahui identitasnya.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat sekelompok orang datang mengantarkan pasien ke rumah sakit tersebut.
"Saat menunggu pasien, beberapa rekannya berbicara dengan nada keras sehingga diingatkan oleh perawat. Mereka kemudian pindah ke depan pintu UGD sambil merokok," ujarnya, Kamis 5 Februari 2026.
Melihat hal ini, korban kemudian mengingatkan agar mereka merokok di tempat parkir. Namun, teguran tersebut justru memicu cekcok dengan pelaku. Salah satu pelaku yang ada, mendadak menyundul kepala korban hingga menyebabkan luka pada bibir bawah.
Ketegangan berlanjut sekira pukul 22.40 WIB. Korban dipanggil pelaku ke tempat parkir dengan alasan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi sebelumnya di depan UGD.
"Saat di parkiran, korban diminta masuk ke dalam mobil namun menolak. Kemudian terjadi cekcok kembali, korban dipukul beberapa orang di bagian wajah," ucapnya.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar dan nyeri pada bagian wajah. Penganiayaan ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas para pelaku dan siapa saja yang terlibat dalam aksi pemukulan tersebut," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....