Kurikulum Deep Learning, Siswa Sleman Bisa Coding

  • 02 Feb 2026 20:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman berhasil mengimplementasikan kurikulum deep learning yang telah berlangsung selama satu tahun ini. Hal ini dibuktikan dengan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayahnya yang sudah mampu mengoperasikan coding.

Kepala Disdik Sleman Mustadi, mengungkapkan dirinya kerap mengunjungi sekolah-sekolah di wilayahnya. Dalam kunjungannya tersebut, ia mengaku sempat terkejut ketika siswa SD hingga SMP sudah diperkenalkan dengan coding.

“Anak kelas empat SD sudah bisa menjelaskan tentang coding. Anak kelas tujuh SMP juga sudah bisa menjelaskan di laptop bagaimana membuat perintah. Dari perintah itu, misalnya mainan bisa bergerak sesuai arah yang dibuat. Anak-anak sekarang sudah bisa menjelaskan itu,” ucapnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, ia menilai pemanfaatan teknologi informasi sudah cukup bagus. Ia menambahkan, pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI juga mulai terlihat di sekolah-sekolah sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Kurikulum deep learning atau pembelajaran mendalam merupakan pendekatan pendidikan yang menitikberatkan pada pemahaman konsep secara mendalam, berpikir kritis, serta keterhubungan materi dengan realitas kehidupan, bukan sekadar hafalan.

Menurut Mustadi, melalui kurikulum ini siswa dapat berpikir kritis dan kreatif dalam memecahkan suatu masalah. Ia turut menilai terdapat berbedaan ketika siswa sudah belajar secara konseptual.

“Anak-anak kreatif untuk memecahkan masalah lewat diskusi. Kemudian ada penguatan-penguatan pembelajaran yang lain, termasuk yang penting pemanfaatan IT,” kata kepala disdik sleman..

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....